MALANGTIMES - Warga kawasan Jalan KH Hasyim Asy'ari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dikejutkan dengan penemuan mortir di sebuah lahan kosong yang ditumbuhi semak-semak liar.
Mortir yang memiliki panjang sekitar 30 centimeter dan telah berusia lama serta berkarat tersebut ditemukan seorang pemulung yang saat itu tengah mencari sampah.
Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang
"Ada penemuan mortir oleh pemulung kemudian dilaporkan tukang parkir dan diteruskan laporan tersebut ke Polsek," ungkap Kapolsek Klojen, Kompol Fatkhur Rohman dilokasi (23/3/2020).
Belum diketahui perihal aktif dan tidaknya mortir yang ditemukan pemulung di lahan kosong tersebut.
Termasuk darimana asal muasal mortir. Apakah sengaja dibuang seseorang atau memang sudah lama berada di lokasi, sampai saat ini juga belum diketahui.
Di lokasi penemuan mortir yang bersebelahan dengan kantor jasa pengiriman barang saat ini nampak mobil tim INAFIS Polresta Malang Kota bersama anggota Polsek Klojen kemudian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi penemuan.

"Kita koordinasi dengan tim dari Brimob untuk mengevakuasi temuan mortir tersebut. Karena kan mereka yang lebih ahli," bebernya.
Tim Jihandak dari Brimob Detasemen B Pelopor Polda Jatim yang datang ke lokasi dengan menerjunkan sekitar empat personel, lantas segera melakukan evakuasi terhadap temuan mortir tersebut.
Petugas terlihat menurunkan sebuah kain, dan sebuah benda yang nampak seperti lakban kemudian sempat menggunakan botol air mineral sebagai alat bantu untuk evakuasi motor tersebut.
Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB
Sekitar kurang lebih 10 menitan anggota Jihandak berhasil mengevakuasi mortir tersebut di tengah medan yang harus memanjat untuk masuk ke lokasi penemuan mortir.
"Saat ini kami akan evakuasi ke Mako Brimob. Kami masih belum tau masih aktif atau tidak. Kami akan lakukan pengecekan terlebih dulu," ungkap salah satu anggota Brimob yang belum sempat menyebut namanya karena bergegas pergi usai evakuasi.
