Harry "Daniel Radcliffe" Potter diserang sihir Corona (Ist)
Harry "Daniel Radcliffe" Potter diserang sihir Corona (Ist)

MALANGTIMES - Tak ada yang kebal atas serangan "sihir" Corona. Setiap manusia memiliki potensi yang sama bisa terkena virus yang telah membuat warga dunia babak belur hingga kini.

Tak terkecuali sang penyihir yang merupakan pelajar di Sekolah Sihir Hogwarts, Harry Potter. Bukan Lord Voldemort yang kini dihadapi Potter, tapi serangan Corona mematikan yang sedang ramainya diperbincangkan.

Baca Juga : SBY Persembahkan 'Cahaya Dalam Kegelapan', Lagu Bagi Para Pejuang Covid-19

Harry "Daniel Radcliffe" Potter dikabarkan jatuh dalam sihir Corona serta menimbulkan 'keguncangan' di dunia maya dan nyata beberapa hari ini.

Kabar positifnya penyihir cilik yang kini telah bermetamorfosa dewasa terkena Corona ini pun sempat membuat koresponden Gedung Putih untuk The New York Times, Maggie Haberman dan Direktur Editorial Digital di Politico, Blake Hounshell, dibuat linglung.

Serta ikut serta menyebarkan positifnya Daniel Radcliffe terkena Corona di dunia maya. Sontak saja aktor yang membintangi Harry Potter hampir 10 tahun lebih dan kini berlaga di film Guns Akimbo (2019) yang disutradarai oleh Jason Lei Howden, membantah keras kabar itu.

"Tidak benar," ucapnya seperti dikutip oleh Buzzfeed News.

Pria kelahiran London, Inggris, 23 Juli 1989, ini terpaksa angkat bicara dengan kabar yang disebutnya hoaks itu. 

Kabar yang awalnya disebarkan di media sosial dengan akun berkedok media Inggris BBC News, memang cukup menyita perhatian warga dunia. Hal serupa yang pernah menimpa aktor laga Jackie Chan yang sempat ramai dikabarkan positif Corona juga 

"BREAKING: Daniel Radcliffe test positive for corona virus." Begitulah postingan yang membuat geger para penggemar Harry Potter. 

Postingan yang membuat dua jurnalis di media besar dunia, Haberman dan Hounshell, meminta maaf karena membagikan unggahan palsu, di akun pribadinya.

"Maaf kawan-kawan, [saya] tertipu oleh akun BBC palsu. Sebelumnya hari ini, saya me-retweet akun BBC palsu dan telah menghapusnya ketika pembaca membantu memberi tahu saya. Saya minta maaf atas kebingungan ini," cuitnya.

Baca Juga : Saling Balas Komen Twitter, Maia Estianty dan Roy Suryo Adu Pendapat Soal Covid-19

Dikutip dari E!News, postingan hoaks Daniel Radcliffe positif Corona telah dihapus. Setelah hampir sekitar tujuh jam bertahan dan telah diretwit sebanyak 762 kali dan disukai sekitar 1.000 akun. 

Kabar hoaks ini menjadi membesar dan viral saat dua jurnalis media besar dunia pun ikut terkecoh atas sihir Corona di akun abal-abal BBC News itu.
Sihir Corona memang menakutkan di satu sisi.

Tapi, sisi lainnya banyak oknum juga memanfaatkan merebaknya Corona dengan tujuan membuat ketakutan, kepanikan, dan keuntungan pribadi atau golongan. Seperti berbagai kabar hoaks yang terbilang masif di media sosial selama ini.

Bahkan Washington Post melaporkan, ada sekitar 2 juta tweet telah menyebarkan teori konspirasi tentang virus corona selama tiga minggu pada bulan Februari lalu. 

Maka, tak ada yang kebal dengan sihir Corona yang disebarkan lewat media sosial. Bahkan sekuat Harry Potter pun menjadi target sihirnya.