MALANGTIMES - Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masa jabatan 2005-2010 Muhammad Said Didu kembali melemparkan kritik pedasnya.
Melalui akun Twitter pribadinya, @msaid_didu, dia berkicau terkait sosok yang tak disebut namanya dengan kalimat sangat menohok. "Setelah "survey" di Solo, ternyata dari dulu ybs memang ambisius, culas, dengki, dendam, tdk bertanggung jawab, pembohong, sok tahu, dan memang rada2 dungu".
Baca Juga : Dua Mayat Pria dan Wanita Telanjang Gegerkan Warga Solo, Ini Temuan Sementara Polisi
Begitulah cuitan Said Didu pada sosok yang disurveinya di Solo, tanpa menyebut dan menunjuk siapakah nama orang yang ditulisnya itu.
Cuitan @msaid_didu yang dikenal aktif mengkritik pemerintah sejak dirinya mengajukan pengunduran diri dari status PNS pada 13 Mei 2019 lalu. Sontak saja, cuitan tersebut membuat ramai jagad Twitter yang dikenal sebagai ruang beradu argumen sangat keras saat ini.
Tercatat, sudah ada 1,2 ribu komentar dilayangkan atas cuitan Said Didu terkait sosok yang disurveinya di Solo itu. Sedangkan yang mencuit ulang 1,5 ribu dan menyukai 5,6 ribu.
Walau tak menyebut siapa sosok yang dikritik dengan kalimat menohok itu, warganet membaca Said Didu sedang kembali 'menyerang' Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang merupakan mantan wali kota Solo.
Hal ini terlihat dari banyaknya warganet yang balik mengkritik cuitan Said Didu terkait sosok itu. Misalnya akun @MAis**** yang secara lugas menyebut nama sosok yang dicuitkan oleh Said Didu itu.
"Surveimu dasar metodoliginya sakit hati c** lihat fakta jokowi raup 82% di solo. Daripada ngoceh terus susul sana habib go**** di Arab," cuitnya, Senin (9/3/2020).
Akun lainnya @layc**** juga menuliskan hal senada dengan dasar banyaknya juga pengikut Said Didu di Twitter yang menambahkan kalimat celaan terburuk bagi manusia itu ke arah Jokowi.
"Luar biasa ente du,....para pengikut ente langsung nyerang @jokowi dan menambahkan hinaannya ,....apakah yg ente maksud sama dengan pikiran pengikut ente du,....!!!!!," cuitnya.
Beberapa warganet lainnya pun menegaskan terkait sosok yang disebut Said Didu dalam cuitannya itu. @Djoko_*** misalnya. "Sebut nama boss biar sgr dilapangkan jalan menuju penjara !! Tanpa elu sebutpun narasi ini sdh mengarah kpd sosok Presiden !! Asal tau boss_ Presiden merupakan Lambang Negara yg wajib kita hormati !! Pelecehan & penghinaan kpd Presiden ada pasal yg mengatur_ Cc. @DivHumas_Polri," cuitnya pula.
Baca Juga : Sudjiwo Tedjo Respon Surat Telegram Kapolri Mengenai Aturan Penghinaan Presiden dan Pejabat Terkait Covid-19
Warganet lainnya mendukung cuitan @msaid_didu, seperti yang dituliskan @ANDINI_MAHA****. "Betul, ini saya buka bgmn JOKOWI disolo jadi WALKOT, JIKA ADA SALAH meskipun itu ide dari dia, bawahan nya di jadikan kambing hitam. dan jika ada ide yg briliant dan bagus, dari bawahan nya dan berhasil, itu diakui kalo ide tsb dari ide jokowi...," cuitnya.
Sedangkan warganet yang setuju juga berkomentar untuk menambahkan kalimat kritik Said Didu dengan berbagai sifat tercela manusia lainnya. "Tambah satu kata Oom prof...'MUNAFIK'," cuit @Baban****
Pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan, 2 Mei 1962 ini, memang dikenal aktif di jagad maya dengan kalimat-kalimat kritiknya yang tajam ke pemerintah. Berbagai cuitannya juga kerap memancing perdebatan panas dan berbagai caci maki ke sosok-sosok yang ramai diperbincangkan.
Misalnya cuitan terkait kritikan tajamnya yang diarahkan ke menteri koordinator (menko).
"Semoga tdk muncul Menko yg jadi Jubir India, setelah salah satu Menko sdh jadi jubir China," tulis @msaid_didu, beberapa jam lalu.
