MALANGTIMES - Warga Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah dibuat geger dengan ditemukannya dua mayat pada Kamis (9/4/2020). Dua mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang di atas sajadah pada dini hari.

Mayat pria dan wanita itu ditemukan polisi di salah satu ruangan rumah kontrakan di Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Dilansir melalui laman Solopos.com, penyelidikan sementara Polsek Banjarsari masih belum menemukan adanya unsur kekerasan maupun penganiayaan pada kedua jasad tersebut.

Dugaan sementara, dua orang tersebut meninggal akibat keracunan minuman.

Hal itu lantaran ditemukan gelas di dekat jasad keduanya yang berisi cairan warna kecokelatan.

Saat olah TKP, polisi juga menemukan ada cairan kecokelatan mirip seperti yang ada di gelas dan keluar dari mulut korban.

Pihak polisi pun lantas mengirim sampel minuman tersebut untuk diselidiki lebih lanjut ke Laboratorium Forensik (Labfor).

Polisi juga menemukan barang bukti lain seperti dompet warna hitam milik korban laki-laki yang berisi SIM A, SIM C, KTP, Kartu Asuransi Kecelakaan, Kartu Indonesia Sehat, kartu ATM, satu buah flashdisk, dan uang tunai senilai Rp 27.000.

Sedangkan barang bukti perempuan berupa dompet warna merah yang berisi KTP, SIM C, kartu ATM, dan uang senilai Rp 98.400.

Dari penyidikan yang dilakukan polisi, identitas kedua korban pun diketahui.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Berdasarkan informasi, jasad pria bernama Sunarno (49) asal Perum Griya Cileduk Blok U No. 1 RT 003/RW 016, Paninggilan Utara, Cileduk, Kota Tangerang, Banten.

Sedangkan jasad perempuan Triyani (36), warga Winong, RT 001/RW 009, Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Hingga berita ini diturunkan masih belum ada informasi lanjut mengenai teka-teki di balik tewasnya Sunarno dan Triyani.

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito, menjelaskan saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kepolisian menemukan kedua jenazah itu mengeluarkan cairan berwarna kecokelatan dari mulut.

Tak jauh dari tubuh korban, polisi menemukan gelas berisi cairan yang hampir sama dengan cairan dari mulut korban.

"Dugaan awal kami kemungkinan cairan di mulut korban itu dari cairan di gelas itu. Tetapi kami perlu mengirim sampel itu ke Laboratorium Forensik (Labfor) dulu untuk mengetahui hasil dan keterkaitan cairan itu," ujarnya.