Pisang cokelat ala Coffee Times yang banhak diburu pelanggan. (dokumentasi Coffee Times).
Pisang cokelat ala Coffee Times yang banhak diburu pelanggan. (dokumentasi Coffee Times).

MALANGTIMES - Akhir pekan waktunya nongkrong dan kongkow bareng keluarga, teman, dan sahabat. Buat kalian yang belum memiliki ide akan ke mana hari ini, Coffee Times di lantai tiga Pasar Terpadu Dinoyo tampaknya tepat jadi jujukan.

Bukan hanya menyuguhkan sederet olahan kopi dari berbagai penjuru Indonesia, di sana juga ada banyak olahan yang menggoyang lidah. Tentunya juga dikemas menarik denga harga yang super duper terjangkau. Cocok banget buat kantong anak muda dan mahasiswa.

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Salah satu menu andalan yang baru saja disuguhkan adalah pisang cokelat. Berbeda dengan pisang cokelat pada umumnya, pisang cokelat milik Coffee Times ini menyuguhkan sensasi yang berbeda. Pasalnya, pisang cokelat ini dibalut dengan roti sebagai adonan luarnya.

Karyawan Coffee Times Mudrikan menyampaikan, pisang cokelat merupakan menu terbaru yang juga sudah mulai menjadi andalan di Coffee Times. Saat ini, pisang cokelat menjadi salah satu menu yang banyak diburu pelanggan. Selain legit dan menawarkan sensasi baru, pisang cokelat ala Coffee Times ini juga dibanderol hanya Rp 10 ribu.

"Menu terbaru kami awalnya kami ciptakan lantaran ada beberapa bumbu yang nganggur di dapur. Salah satunya pisang, yang kemudian kami kreasikan dan menjadi pisang cokelat ini," katanya.

Bermula dari ketidaksengajaan itulah, pisang cokelat alas Coffee Times ini kemudian dikenalkan lantaran memiliki struktur yang berbeda dan gurih serta lumer saat dikonsumsi. Penggunaan roti sebagai kulit luar pisang sengaja dipilih lantaran untuk menyuguhkan hal yang berbeda.

"Kenapa roti? Ya biar ada sensasi baru saja dan beda dengan pisang cokelat pada umumnya," jelas perempuan berhijab itu.

Sementara itu, karyawan lain Coffee Times, Zulkaidah, menambahkan, selain pisang cokelat ala Coffee Times, juga disediakan banyak olahan lain yang tak kalah menggoda. Mulai dari makanan berat hingga snack yang bisa dinikmati dengan secangkir kopi maupun teh. Di antaranya kentang goreng, kentang istimewa, fillet krispi, jamur krispi, pisang bakar jumbo, hingga pisang bakar mini. Seluruhnya dibanderol mulai Rp 8 ribu sampai Rp 15 ribu per porsinya.

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Sedangkan makanan berat seperti pecel lele, pecel ayam, nasi ayam, nasi lele, nasi telur, mi goreng telur, hingga mi goreng. Semuanya dibanderol mulai Rp 5 ribu dan paling mahal Rp 12 ribu.

Jenis kopi yang disuguhkan sendiri beragam. Beberapa yang jadi andalan seperti kopi moro seneng, kopi ambyar, kopi tubruk, kopi bromo, kopi ijen, kopi luwak, vdrip, v60, kopi cete, kopi ijo susu, kopi dampit, kopi lanang, hingga kopi papua.

 Buat yang nggak doyan kopi, bisa seruput menu yang tak kalah menggoda. Misalnya cokelat, teh tarik, aneka milkshake, hingga cokelat terang bulan. "Dan kami juga menerima pesanan nasi kotak bagi yang ada kegiatan," pungkas Zulkaidah.