Salah satu jenis durian bajol dalam Bazar Durian dan Bibit Pohon di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu jenis durian bajol dalam Bazar Durian dan Bibit Pohon di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ke Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang durian apa yang istimewa? Ada dua jenis durian yang menjadi unggulan dari beragam durian di sana.

Dua jenis durian itu yakni kunir dengan berat kurang lebih 3 kilogram. Rasanya jangan diragukan, rasa manis bercampur pahit menjadi andalan durian di sana.

Baca Juga : Cake Kampanye Diabetes, Bikin Auto Bye Bye Makanan Manis Nih

“Durian kunir ini memiliki warna kuning. Harganya kalau di Jombok itu mulai Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, tapi kalau sudah di Kota Batu harganya lebih tinggi,” ungkap Dusun Kasin, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Karjianto. 

Selain durian kunir, ada durian bajol rasanya kurang lebih hampir sama dengan kunir, hanya saja yang berbeda ada rasa legit. Kulitnya berwarna hijau beratnya kurang lebih 3-5 kilogram.

“Durian bajol ini bentuknya lebih besar, harganya juga beda. Kurang lebih Rp 100 ribu ke atas. Dan ini jadi andalan,” imbuhnya saat Bazar Durian dan Bibit Pohon Jombok. 

Sedang di sana terdapat beragam jenis durian. Dejak tahun 2018 silam, di sana menanam kurang lebih 800 bibit pohon durian.

“Dari jumlah itu yang berhasil ada 700 pohon, 3-5 tahun lagi tentunya akan ada panen besar,” tambah Karjianto, Minggu (1/3/2020).

Baca Juga : Nikmatnya Durian Bakar Wonosalam, Kuliner Primadona Khas Jombang

Sementara itu setiap tahunnya di Desa Jombok bisa memanen kurang lebih 50 ribu buah durian dengan cita rasa duriannya manis dan pahit yang khas. 

Sementara, 80 persen dari 1.200 kepala keluarga di Desa Jombok merupakan penghasil durian.