MALANGTIMES - Di hadapan ratusan pengurus PKK Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Malang, Dewanti Rumpoko menceritakan proses bagaimana ia hingga bersedia maju menjadi Calon Bupati Kabupaten Malang.
Baca Juga : Dosen UM yang Sempat Positif Covid-19, Sudah Diperbolehkan Meninggalkan Rumah Sakit
"Saya bupati Anyar, bupati pengganti yang kemarin karena tidak boleh bilang calon, kemarin saya ditegur, jadi saya bilang saya Bupati Anyar," kata Dewanti mengawali sambutannya sambil bergurau kepada pengurus PKK setempat, Selasa (6/10/2015).
Ia menceritakan ketika di awal saat suaminya, Eddy Rumpoko diminta untuk mencalonkan diri di Kabupaten Malang terus terang dia menegaskan tidak setuju.
"Saya tidak setuju, terus terang karena beliau masih menjabat Wali kota Batu," tegasnya.
Hingga proses berjalannya waktu masih banyak yang menanyakan langsung kepadanya. Kemudian hingga akhirnya ditanya kembali yang mencalonkan lagi siapa? "Bukan mas Eddy tapi saya," jawabnya.
Baca Juga : Gegara Ahok Diskon BBM untuk Ojol, Said Didu dan Arsul Soni Malah 'Perang' di Twitter
Dijelaskannya hal itu bukan niat awalnya menjadi bupati, namun pada suatu saat dia ditelepon sekjen DPP PDI Perjuangan, ditanya langsung apa sudah siap menjadi calon bupati karena salah satunya hasil survei dan berbagai faktor menunjukkan ia yang memiliki popularitas tinggi dan dianggap lebih layak maju. "Karena sudah siap, maka siaplah saya," tutupnya. (*)
