Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa Malang Erotis (9)

Pejabat Juga Sering Menikmati Spa Plu-plus di Hotel Jalan Letjen S Parman

Penulis : - Editor : Redaksi

06 - Oct - 2015, 22:23

Placeholder
ilustrasi -- Praktik spa erotis. (Foto: dok. Tim Investigasi MalangTimes)

Tak hanya seorang pengusaha berkantong tebal yang bisa menikmati spa plus-plus di hotel yang ada di wilayah Kecamatan Blimbing itu. Namun, pejabat dan wakil rakyat di Malang, mengaku pernah mendapat tawaran spa plus-plus itu.


MALANGTIMES – Spa plus-plus di hotel yang masuk wilayah Kecamatan Blimbing Kota Malang itu, tak hanya dirasakan tamu hotel, pengusaha, ataupun warga biasa. Namun, banyak pejabat di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu), yang juga memanfaatkan jasa spa plus-plus itu. Mulai dari pijat untuk kesehatan hingga pijat plus-plus.

Baca Juga : Hotel Pondok Jatim Park Sudah PHK 41 Karyawan

Salah satu pejabat di Kabupaten Malang misalnya mengaku, ia pernah merasakan layanan spa plus-plus di hotel yang ada di Jalan Letjen S Parman itu. “Terapisnya cantik-cantik. Mereka tak jual mahal kok. Saat saya ke sana, si terapis langsung menanyakan minta pijat biasa atau yang ada servisnya,” katanya, saat ditemui tim investigasi MALANGTIMES, sepekan lalu.

Saat itu, terangnya, untuk mendapatkan servis making love (ML), dia hanya mengeluarkan tambahan biaya sebesar Rp 500 ribu. “Ketika saya ditawari servis, ya langsung saja. Saat itu tidak ada tawar-menawar harga. Begitu selesai, langsung saya kasih tambahan Rp 500 ribu,” sambungnya. (Baca juga berita sebelumnya "Layani Making Love Tanpa Bawa Kondom")

Si terapis katanya, sepertinya memang sudah terbiasa untuk melayani layanan plus-plus hingga ML. “Dia menawarkan kepada saya menggunakan kondom atau tidak,” lanjutnya.

Pernyataan serupa juga dilontarkan salah satu anggota DPRD di Malang Raya. Dia mengatakan, bahwa saat pijat di spa hotel yang berjarak sekira 20 menit jika mengendarai mobil dari Bandara Abdul Rahman Saleh itu, ia juga ditawari untuk mendapatkan servis lebih.

Baca Juga : Petugas Operasi Cipkon di Warung Kawasan Militer, Bagaimana Situasinya?

“Saya pernah massage di hotel itu. Si terapisnya langsung menawari layanan plus-plus. Namun, karena saya capek, tawaran itu saya tolak. Saat itu saya hanya pijat untuk kesehatan saja,” ujar wakil rakyat tersebut.(Bersambung/Tim Investigasi)


Topik

Peristiwa Praktik-spa-plus-plus Malang-Erotis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Editor

Redaksi