Situs film bajakan terpopuler di Indonesia akan dihapus oleh pemerintah pusat (Ist)
Situs film bajakan terpopuler di Indonesia akan dihapus oleh pemerintah pusat (Ist)

MALANGTIMES - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersiap untuk memberantas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada tahun 2020 datang. 

Tak terkecuali dengan situs film terpopuler di Indonesia, yaitu IndoXXI.

Para peselancar internet tentunya sangat mengenal situs tersebut. 

Baca Juga : Akhir Kisah Sahabat Rasulullah yang Mengatakan Zakat Adalah Pungli

Sebuah situs yang menyediakan berbagai macam jenis film dari berbagai negara. 

Dari yang terbaru sampai film jadul, lengkap tersedia dan siap untuk ditonton secara daring maupun diundah para pecinta film. 

Tentunya dengan gratis dan cukup menyiapkan paket data saja untuk melakukan hal itu.

Dengan berbagai kelengkapan dan mudahnya menonton film incaran dan favorit inilah yang membuat IndoXXI menjadi yang paling populer.

Survei dari YouGov menemukan hampir dua per tiga atau 63 persen konsumen daring atau online di Indonesia menonton situs web streaming atau situs torrent. 

Situs IndoXXI (Lite) menjadi aplikasi paling populer yang digunakan oleh 35 persen pengguna ISD.

Hal inilah yang akan dibendung dan dihapus oleh pemerintah dikarenakan berbagai situs itu telah melanggar HAKI dengan film-film bajakannya.

Untuk memberantas elanggaran itu Kemenkominfo bekerjasama dengan Coalition Against Piracy (CAP) dan Ditjen HAKI Kemenkumham.

Sontak saja hal ini disambut kesedihan para penikmat film gratisan di situs IndoXXI tersebut. 

@jalin_atma, "Salah satu sumber kebahagiaanku akan direnggut pemerintah, kampangggg...," cuitnya sambil menyematkan emoji menangis.

Berondongan kata berduka dan sedih memenuhi kolom komentar warganet terkait akan bersiapnya pemerintah menghapus situs IndoXXI.

Walau sebagian warganet lainnya menanggapinya dengan optimis, bahwa satu situs film ditutup yang lainnya akan tumbuh seribu.

Baca Juga : Pengantin 'Masker', Anak Kapolsek Beji Menyambut Hari Bahagia di Tengah Pandemi Covid-19

@haniefanm, "Mati satu tumbuh seribu, blokir satu muncul yg lain," cuitnya.

Optimisme yang sama disampaikan juga oleh akun @girlspuffpower yang menuliskan, "Indoxxi adminnya pernah hacker nasa min, jangan sedih," ujarnya.

Seperti diketahui, sepanjang 2019 ini pemerintah telah  melakukan pemblokiran lebih dari 1.000 situs web pembajakan dan domain aplikasi ilegal.

Tapi situs-situs itupun tetap hidup di dunia maya dengan nama atau URL baru. 

Tak terkecuali IndoXXI yang hampir setiap hari berubah-ubah namanya setelah pemerintah memblokirnya.

@pompocungkring memprotes keras pemerintah terkait akan dihapusnya situs favoritnya untuk mendapatkan hiburan gratis di IndoXXI. 

"Gak bs liat rakyat senang.. web bokep aja yg ditutup tuh bejibun gak abis2 itu aja diselesaikan dluan br web yg lain," cuitnya.

Warganet lain memberikan dukungan atas rencana penghapusan IndoXXI, seperti yang disampaikan akun Nickyta Fransisco Ratulangi yang berkomentar, "good job ternyata pemerintah masih concern sama HAKI," tulisnya.

Senada akun Angga Da juga menyampaikan kegerahannya dengan adanya pembajakan film tersebut. 

"bayangin gan, elu udh buat film susah2 n ngeluarin budget gede. Lalu film lu dibajak n disebarluaskan tanpa izin. apa lu gk kasian," komentarnya.