Logo Twitter (Ist)
Logo Twitter (Ist)

MALANGTIMES - Beragam wacana dan topik perbincangan muncul dan disemarakkan warganet di media sosial Twitter. Tagar atau tanda pagar penanda topik tertentu pun setiap menit, jam, dan hari silih berganti. Berebut untuk mencuri perhatian warganet serta mengajaknya menyuarakan berbagai peristiwa dan isu yang diusung.

Baca Juga : Akhir Kisah Sahabat Rasulullah yang Mengatakan Zakat Adalah Pungli

Meski demikian, ada sejumlah tagar yang populer dengan diunggah pengguna Twitter. Seperti yang dianalisa oleh Twitter sepanjang tahun 2019 ini. Medsos dengan simbol burung kecil ini mengelompokkan 10 tagar yang paling populer sepanjang tahun.

Dari akun resminya, terdapat 10 tagar populer yang sampai saat ini masih ramai diperbincangkan warganet menurut versi Twitter. Dengan hasil cukup mencengangkan, bahwa tagar berkaitan dengan politik dan politikus ternyata belum mampu menumbangkan tagar-tagar bersifat pop. 

Bahkan tagar #Jokowi pun harus menyerah terhadap ramainya perbincangan terkait Agnes Mo. Twitter Indonesia dengan @TwitterID memosisikan tagar #Agnezmo di peringkat pertama, sedangkan #Jokowi di urutan ke enam.

Pemilik akun @wiiwwidhy menuliskan komentar atas hasil tersebut. "Bahkan Pak Jokowi pun kalah sama Agnez," cuitnya ramai, Selasa (11/12/2019).

"Konten seru dan lucu sepertinya masih jadi favorit warganet Indonesia," cuit @TwitterID yang mempublish 10 tagar populer sepanjang 2019 sebagai berikut:

1. #Agnezmo
2. #FotoProfileBaru
3. #Pemilu2019
4. #RecehkanTwitter
5. #Gosip90an
6. #Jokowi
7.#MataNajwa
8. #SobatAmbyar
9. #Gundala
10. #DariHalteKeHalte.

Walau tagar politik atau terkait politikus terbenam di sisi popularitasnya, tapi akun-akun mereka menjadi yang paling ramai juga di Twitter. @TwitterID menyaring berbagai akun sesuai perbicangan warganet sepanjang tahun 2019 ini serta menghasilkan jawaranya.

Akun paling banyak dibicarakan adalah Joko Widodo dengan akun @Jokowi disusul oleh Prabowo Subianto (@Prabowo). Diurutan ketiga ada akun @Andihiyat, @Fiersabesari, serta di posisi kelima @sandiuno.

Posisi keenam akun paling banyak diperbincangkan adalah @bayu_joo, @dsuperboy, @seterahdeh, @radenrauf serta urutan kesepuluh ada @jayakabajay.

Pemilihan tagar dan akun populer 2019 itu, tentunya juga mendapat respon warganet yang merasa akun panutannya tak bisa tembus 10 besar. Seperti akun @jek_ yang memiliki pengikut 427,5 ribu dan kerap menciutkan hal-hal segar terkait agama dengan tagar #BincangAkhlak. Sehingga warganet menjulukinya ustadz Twitter.

"Mon maap ustad tersohor warga tuiter kagak masuk," tulis @irrahanindira dengan emoji menangis.

Baca Juga : Pengantin 'Masker', Anak Kapolsek Beji Menyambut Hari Bahagia di Tengah Pandemi Covid-19

Serupa @silla______1207 juga menuliskan kepada @TwitterID sebagai berikut :"Bang @jek___maanaaaa min napa gamasuuk, aku gasuka yaa klw gada bang jek," cuitnya dengan menambahkan emoji marah.

Warganet juga menganalisa terkait tagar #SobatAmbyar yang masuk diperingkat delapan. Seperti yang disampaikan oleh @habib_hamim "Kenapa #sobatambyar begitu populer di jagat dunia maya? Jawabannya akan tetap sama..Karena, bahasan cinta akan tetap mengudara dari zaman Siti Hawa sampai Raisa Adriana.*wkk (Ya, seperti itulah kira²)," cuitnya.

Warganet lainnya pun protes dengan tagar populer 2019 yang dirilis Twitter Indonesia itu. Seperti yang dicuitkan oleh @Suara_Bawah. "DATANYA NGAWUR NIH. Masa Hestek #TangkapAbuJanda sama #TangkapAdeArmanndo gak ada," cuitnya yang dilanjut, "Hestek #ShameOnYouJokowi dan #PecatBudiKarya juga gak ada. Nih twitter gak hargain si partai memed apa. Kasihan tauk," tulisnya.

Tagar peristiwa politik yang tak masuk 10 populer 2019, walau terwakili oleh #Pemilu2019, tak mampu membuat lainnya terangkat. Hal ini menurut @langitbiru310 bisa dikarenakan Twitter lebih paham man akun real dan bot atau robot. "Mgkn twitter lebih paham mana akun real dan bot," cuitnya.