Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

MALANGTIMES - Nasi putih memang sudah menjadi bagian dari pola konsumsi orang Indonesia khususnya Kota Batu. Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi nasi putih bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes dan obesitas.

Karena itu selain dengan membatasi konsumsi nasi pada porsi sedang, kalian bisa menghindari penyakit-penyakit tersebut dengan memilih sumber karbohidrat yang lebih sehat untuk dijadikan alternatif pengganti nasi.

“Menurut survei konsumsi masih beras tinggi di Indonesia khususnya di Kota Batu, jagung ini masih kurang, padahal banyak komoditas tanaman jagung,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Salah satu asupan pengganti nasi yang sehat adalah jagung. Kenapa jagung? Selain karena bisa diolah menjadi menu yang lezat, jagung juga mengandung protein, serat, mineral, antioksidan, dan amilosa yang lebih banyak dibandingkan dengan nasi.

“Kandungan gizi dan mineral dari jagung ini gak kalah loh. Ketika orang diabet dan sebagainya sebaiknya tidak makan nasi tapi sego jagung,” imbuhnya, Selasa (12/11/2019).

Lewat jagung itu, masyarakat bisa mengonsumsi dengan beragam menu. Mulai dari menjadi sego (nasi) jagung, dan sebagainya.

“Mari kita mulai menambah daftar sego jagung untuk dikonsumsi setiap hari, suupaya lebih sehat,” harap istri Eddy Rompoko ini di halaman Balai Kota Among Tani.