MALANGTIMES - Benar-benar bikin miris, nasib Mohammad Efendi (12). Bocah itu harus hidup di kandang ayam berukuran kecil. Efendi, yang seharusnya menikmati masa kecilnya dengan bermain bersama teman-teman seumurnya, harus menyendiri di tempat yang tidak layak itu.

Bukan tanpa alasan bocah asal Dusun Beringin, Desa Angsanah, Pelengaan, Pamekasan, ini terpaksa dikurung di kandang ayam. Dia mengidap gangguan jiwa. Efendi merupakan putra bungsu empat bersaudara dari pasangan suami istri Latifah (40) dan Hamzah (33).

Menurut Latifah, anak bungsunya itu memang sudah sejak kecil menderita gangguan kejiwaan. Latifah yang harus bekerja mencari nafkah terpaksa mengurung anaknya di dekat kamar mandi karena kesulitan menjaganya. "Agar tidak merangkak ke mana-mana, anak saya terpaksa harus dikurung di bekas kandang ayam itu," ucapnya (6/10/2019).

Ia juga menjelaskan bahwa anaknya tidak pernah mendapat perawatan medis. Bahkan ia mengaku tidak ada bantuan dari pemerintah setempat.

Latifah merupakan warga yang kurang mampu sehingga setiap hari harus ke sawah untuk bisa menyambung hidupnya. Dia berharap ada perhatian dari pemerintah. "Saya berharap ada bantuan dari pemerintah," ungkap Latifah dengan nada sedih.

Sebelumnya, Efendi pernah ditempatkan di kamar lain. Namun karena luput dari pantauan orang tuanya,  ia menghilang dan ditemukan di kandang sapi. Kejadian itulah yang membuat Latifah terpaksa mengurung anaknya di tempat bekas kandang ayam.