Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Memasuki kehidupan perguruan tinggi, mahasiswa baru perlu memiliki kesiapan psikologis maupun sosial untuk dapat beradaptasi secara cepat dengan proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

Para mahasiswa baru perlu mengetahui sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar di perguruan tinggi. Selain itu, mereka harus memahami tata cara mengaksesnya.

Untuk itu, tiap universitas mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB). PK2MB merupakan rangkaian kegiatan memperkenalkan kehidupan kampus, kegiatan akademik, dan kegiatan kemahasiswaan bagi mahasiswa baru.

Sebanyak 13 ribu-an mahasiswa baru akan mengikuti PK2MB di Universitas Brawijaya (UB) pada 13-15 Agustus 2019.

Dalam PK2MB ini, Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS melarang adanya yel-yel yang membawa nama fakultas masing-masing serta long march yang dilakukan panitia dari mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi saat ditemui di kantornya, Jumat (2/8/2019).

"Pak Rektor itu tanda kutip keras sekali dalam mendisiplinkan. Jadi kalau mereka macam-macam ya sanksinya bisa sampai dikeluarkan. Bahkan edaran Rektor itu kan tidak boleh yel-yel membawa nama fakultasnya masing-masing di hari pertama. Tidak boleh juga long march pagi-pagi mengelilingi di luar batas area fakultasnya karena dikhawatirkan menimbulkan konflik juga, karena ego fakultas yang tinggi," bebernya.

Nah, sesuai dengan SK Rektor, apabila mahasiswa baru tidak ikut PK2MB tahun ini dengan berbagai alasan maka tahun depannya harus ikut. "Cuma kemarin karena begitu banyaknya mahasiswa UB yang diterima jadi mereka mengulang di fakultasnya masing-masing," imbuhnya.

Tak hanya mahasiswa, begitu pula dengan pegawai yang bertugas, apabila tidak menjalankan tugasnya dalam PK2MB maka akan ada sanksi, mulai dari teguran lisan hingga tertulis. Perlu diketahui, bagi mahasiswa baru, tidak diperbolehkan membawa kendaraan selama semester pertama.