MALANGTIMES - Sederet kontroversi menghantui Oppo Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Mulai dari pertengkaran sales Oppo dengan sales ponsel lain, hukuman tak manusiawi bagi sales yang tak memenuhi target, hingga yang terbaru adalah menyuguhkan minuman keras dalam kegiatan buka puasa yang dilaksanakan di salah satu hotel Kota Malang belum lama ini.
Aksi itu pun menui banyak protes dari publik. Bahkan sampai muncul tagar boikot Oppo di media sosial yang sempat ramai beberapa saat. Di sisi lain, tak sedikit pihak yang menuntut agar Oppo segera membuat pernyataan resmi permintaan maaf.
Baca Juga : Beredar Proposal Skripsi "Hak Istimewa Luhut Binsar Pandjaitan", Ini Klarifikasi Unsoed
Menanggapi sederet kontroversi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir itu, Public Relations Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto menyampaikan jika Oppo telah menyebarkan peringatan kepada seluruh area kerja mengenai tata cara kegiatan kerja. "Sebagai antisipasi, kami sudah mengirimkan surat peringatan kepada seluruh area kerja," katanya ketika dihubungi MalangTIMES.com, Minggu (19/5/2019).
Dalam waktu dekat, menurutnya Oppo Indonesia juga akan memanggil seluruh Regional Manager dan Region Manager untuk mendapatkan pelatihan demi memahami prosedur kegiatan operasional OPPO di Indonesia.
Sehingga diharapkan beberapa kontroversi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir tidak lagi terjadi. Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia karena telah menimbulkan keresahan. "Kami memohon maaf atas kejadian yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat," tutup Aryo.
Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB
Sebelumnya, beberapa kontroversi telah menghantui Oppo Indonesia. Terakhir adalah peristiwa buka bersama yang menyuguhkan minuman keras. Aksi itu bahkan menyulut salah satu lembaga masyarakat Malang Raya untuk membuat pengaduan resmi ke Polresta Malang. Rencananya aduan akan dibuat pada Senin, (20/5/2019) besok.
