MALANGTIMES - Salah satu ciri arsitektur masjid adalah memiliki kubah yang berbentuk setengah kerucut atau setengah bola sehingga terlihat sangat megah. Dan dalam pembangunannya, ornamen-ornamen masjid juga dibuat dengan bagus dan juga dengan bahan yang mahal serta mahal.

Dan yang lebih keren lagi, ada masjid yang tampaknya bakal membuat orang melihat kubahnya terus. Pasalnya, di  kubahnya terlihat sangat berkilauan dengan berlapis emas.

Bicara mengenai masjid berlapis emas, kali ini MalangTIMES bakal menginformasikan masjid-masjid berlapis emas di dunia. Lalu di mana saja, letak, dan apa nama masjid-Masjid itu? Mari kita simak informasinya berikut.

1. Masjid Dian Al Mahdi, Depok

Masjid ini dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada 2006. Nama masjid ini, diambil dari nama pendirinya, Dian Djuariah Rais, yang meninggal pada Maret 2019.

Masjid ini memiliki luas sekitar 8.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 50 hektar.

Masjid ini memiliki kubah utama dengan empat kubah kecil berlapis emas setebal dua sampai tiga milimeter serta mozaik jristal. Tak hanya kubahnya yang dilapisi emas, relief hiasan pada imam juga dilapisi emas 18 karat.

Termasuk pagar di lantai dua masjid dan juga langit-langit masjid juga dilapisi emas murni. Bukan hanya itu. Sebanyak 16 pilar masjid yang ada, juga berlapis dengan serbuk emas. Bahkan lampu gantung di masjid, yang didatangkan dari Italia, juga dilapisi emas.

Kubah masjid tersebut menyerupai kubah Taj Mahal di India dan juga masjid-masjid Persia. Lima kubah tersebut mencerminkan lima rukun Islam. Sementara enam menara yang ada di masjid tersebut mencerminkan. rukun iman.

Interior masjid ini juga begitu bagus. Sebab, interiornya memadukan dua budaya, yakni budaya Turki dan budaya Jawa. Masjid ini juga sempat disebut sebagai masjid yang termegah di Asia Tenggara. Dengan luasnya itu, masjid ini mampu menampung 20 ribu jamaah.

2. Masjid Sultan, Singapura

Masjid tertua di Singapura ini, terlihat seperti bawang berlapis emas. Masjid ini terletak di depan istana Sultan. Masjid ini memiliki peran vital bagi masyarakat muslim Singapura.

Dalam pembangunannya, bukan hanya sultan maupun saudagar kaya yang terlibat  dalam pembangunan masjid dengan kubah berlapis emas tersebut. Namun orang yang tak mampu secara materi atau miskin, juga terut serta mambentu dengan menyumbangkan botol-botol kecap bekas.

Botol-botol tersebut, didata sedemikian rupa dibawah kubah masjid. Sehingga ornamen masjid juga nampak indah dengan beragam  motif.

3. Dome of The Rock, Yerusalem

Dome of  The Rock merupakan masjid berkubah batu berlapis emas pertama di dunia. Letaknya juga tak jauh dari Masjid Al Aqsa. Diketahui di rempat ini, Nabi Muhammad pernah melakukan perjalanan Mi'raj menuju surga, setelah sebelumnya  melakukan perjalanan gaib dari Masjidil Haram, Makkah.

Di bagian dalam masjid ini, terdapat sebuah gua kecil yang konon mitosnya menjadi tempat berkumpulnya arwah sebelum menuju surga. Hal tersebut menjadi mitos karena belum ada ilmu atau kajian agama yang menyatakan hal tersebut.

4. Masjid Sultan Omar Ali Saifudin, Brunei

Dibangun dengan nuansa arsitektur Islam yang modern dan mewah serta berdiri di lahan reklamasi pinggiran sungai, masjid ini banyak menarik perhatian dari para jamaah maupun masyarakat yang melihatnya.

Didirikan pada tahun 1958, hampir semua bahan bangunan Masjid ini di impor dari luar negeri. Seperti marmer dari Italia, granit dari Shanghai, lampu christal dari Inggris dan karpet dari Arab Saudi.

Dan yang paling menarik perhatian, adalah kubah dari masjid tersebut. Kubah masjid tersebut, memiliki lapisan emas 24 karat. Dan kabarnya, kubah dengan lapisan emas ini dalam pembangunan menelan biaya 5 juta dolar atau sekitar Rp 70 miliar.

5. Masjid Al Askari, Iraq

Masjid ini dikenal sebagai Masjid Syiah yang paling suci di dunia. Masjid ini dibangun pada tahun 944 Masehi. Bangunan masjin masjid ini terletak di Kota Samara, Iraq. dengan arsitektur timur tengah.

Menara kubah masjid ini dibuat setinggi 68 meter dengan lapisan 72 ribu emas. Namun sayangnya, kubah ini tak bisa dinikmati lagi. Sebab, adanya invasi di Ira pada 2006 menghancurkan Masjid ini.