MALANGTIMES - Dewan Kesenian Malang menggelar penutupan acara "Ngaji Wayang Teguh" pada Rabu (31/8/2015) malam ini pukul 19.00 WIB di gedung Dewan Kesenian Malang (DKM), Jalan Majapahit 5 Kota Malang.
Gelaran yang sudah berlangsung sejak Senin (29/8/2015) akan berakhir dengan penampilan dari beberapa seniman. Diawali dengan piano dari Bagus Masazupa, seorang pianis dari Malang. Dilanjutkan dengan video ilustrasi puisi dari anak ke-2 komikus almarhum Teguh Santosa yaitu Dhany Valiandra. Selain itu, ada penampilan 5 dalang cilik asal Malang, pertunjukan wayang godhong (daun), teater puisi dari teater komunitas. Acara akan diakhiri dengan pemutaran film "Opera Jawa" karya Garin Nugroho.
Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19
Semua penampilan yang digelar malam nanti, menurut salah satu panitia acara menjadi wujud beragam penafsiran atas karya komikus Teguh Santosa yang cukup terkenal "Dewa Ruci" dalam berbagai media. "Ini kali kedua kami mengadakan. Sebelumnya kami menampilkan karya Teguh Santosa yang berjudul Sandora," ujar Galih, salah satu penyelenggara acara.
Menurut rencana, tahun depan akan digelar semua karya komikus Teguh Santosa di Malang. "Kita masih menyusun konsep acaranya," ujar Dhany Valiandra, salah satu anak almarhum Teguh Santosa.
Teguh Santosa adalah komikus asal Kepanjen, Malang yang memiliki karya-karya yang cukup terkenal seperti Dewa Ruci dan Sandora. Karya-karya komik laga dari Teguh Santosa, antara lain, Mencari Mayat Mat Pelor, Mat Romeo, Tambusa, Kraman, Anyer Panarukan, dan Cokro Manggilingan.
Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat
Pada 14 Juni 2015 lalu almarhum Teguh Santoso mendapat anugerah penghargaan Golden Achievement Award Cultural Award Asean Community dengan prestasi sebagai Dato Manggala Gatra Budaya Komik Wayang Nusantara. Gelar ini diperoleh dari People to People Exchange Programme Asean Community "Mitreka Satata Budaya Nusantara". (*)
