Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Longsor Galian Kembali Telan Korban, Wakil Ketua DPRD Jatim Minta Evaluasi Serius

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

27 - Jan - 2026, 20:23

Placeholder
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Deni Wicaksono.

JATIMTIMES - Insiden longsor pada galian tanah Kembali menelan korban jiwa. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Deni Wicaksono menaruh perhatian serius terhadap hal ini.

Deni mendesak agar kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja akibat tertimbun longsor galian tanah di Kabupaten Magetan menjadi bahan pelajaran berharga. Menurutnya, insiden ini menambah daftar insiden serupa yang terjadi di Jatim.

Baca Juga : Sakit Hati Dicaci, Menantu Perempuan Cekik dan Tusuk Mertua hingga Tewas di Blitar

Ia juga menilai bahwa peristiwa ini menunjukkan masih lemahnya pengawasan serta penerapan keselamatan kerja di sektor galian tanah. “Ini bukan kejadian pertama, dan seharusnya sudah menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi terhadap aktivitas galian tanah,” kata Deni Wicaksono, Selasa (27/1/2026). 

Politisi muda PDIP itu menyebut kasus di Magetan seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan instansi teknis, untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Dikatakannya, kecelakaan kerja di sektor galian kerap terjadi akibat aktivitas yang tidak memperhatikan standar keselamatan. “Kalau dilihat dari berbagai kejadian sebelumnya, persoalannya hampir sama, mulai dari galian yang terlalu dalam hingga tidak adanya pengamanan tebing,” ujar Deni.

Sekretaris DPD PDIP Jatim itu menilai, selama pengawasan masih lemah, potensi kecelakaan akan terus mengancam keselamatan pekerja. Dia menegaskan, keselamatan kerja tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan ekonomi semata. “Nyawa pekerja tidak boleh terus menjadi korban karena pembiaran dan lemahnya penegakan aturan,” kata Deni.

DPRD Jatim pun mendorong pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam melakukan penertiban aktivitas galian tanah, baik yang berizin maupun tidak. Selain itu, koordinasi dengan aparat penegak hukum juga dinilai penting agar aturan keselamatan benar-benar dijalankan di lapangan. “Kalau memang tidak memenuhi standar dan membahayakan, harus berani dihentikan,” ujarnya

Baca Juga : UIN Maliki Malang Review Semester II Tahun Anggaran 2025, Pastikan Anggaran Jalan sesuai Aturan

Deni juga meminta adanya langkah pencegahan yang konkret agar kejadian serupa tidak terus terulang. Menurut dia, evaluasi pascakecelakaan saja tidak cukup tanpa disertai pengawasan rutin dan sanksi tegas. “Kita tidak ingin setiap ada korban jiwa baru kemudian semua bergerak, pencegahan harus menjadi prioritas,” pungkas Deni.


Topik

Pemerintahan deni wicaksono longsor pdip dewan jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya