JATIMTIMES - Sejumlah nama disebut telah masuk dalam pusaran bursa pencalonan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Ketum KONI) Kabupaten Malang. Dari nama-nama tersebut, tiga di antaranya merupakan pimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang. Mereka dari tiga partai politik (parpol) yang berbeda, yakni PDIP, PKB, dan Gerindra.
Dari PDIP, sosok yang disebut-sebut akan maju pada pencalonan ketum KONI Kabupaten Malang ialah Darmadi. Dia saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Malang.
Baca Juga : Ahmad Irawan Soroti Kredibilitas Ombudsman RI dalam Fit and Proper Test Calon Anggota 2026–2031
Sementara dari PKB, nama yang santer disebut bakal meramaikan pencalonan ketum KONI ialah Kholiq. Ia saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Malang.
Sedangkan dari partainya Presiden Prabowo Subianto, yakni Gerindra, nama yang dijagokan ialah Zia'ul Haq. Dia saat ini menjabat sebagai ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang.
Ketiga nama itulah yang kini juga turut ramai disebut pada sejumlah pemberitaan media massa. Selain ketiga pimpinan DPRD Kabupaten Malang tersebut, ada dua nama yang juga disebut masuk pada bursa pencalonan ketum KONI Kabupaten Malang.
Keduanya ialah Kepala Desa Mendalanwangi M. Sharoni dan Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur (Pengprov TI Jatim) Hendra Prastiyawan.
Berdasarkan penelusuran JatimTIMES, dari para nama yang sudah disebutkan tersebut, justru dari kalangan pimpinan DPRD yang tergolong sudah melakukan pergerakan cukup masif.
Hasilnya, salah satu bakal calon ketum KONI Kabupaten Malang, yakni Zia'ul Haq atau yang akrab disapa Zia, telah memiliki basis pendukung yang diklaim solid. Dukungan yang disebut-sebut berasal dari pemilik hak suara tersebut berasal dari para cabang olahraga (cabor) KONI Kabupaten Malang.
Dukungan dari para cabor itulah yang tentunya diharapkan bisa memuluskan jalan Zia pada pemilihan ketum KONI Kabupaten Malang yang rencananya akan dilaksanakan pada 14 Februari 2026 mendatang dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).
Ketika dikonfirmasi, Zia tak menampik temuan JatimTIMES tersebut. Bahkan ia mengaku telah aktif bersilaturahmi kepada cabor-cabor usai dirinya direstui oleh sejumlah pihak, termasuk komandannya. yakni Chusni Mubarok selaku ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang.
"Kami sudah melakukan pendekatan ke cabor-cabor yang punya hak suara. Kami juga sudah melakukan silaturahmi dan permintaan dukungan pada cabor-cabor tersebut," ujar Zia.
Zia mengaku telah meraup kepastian dukungan setidaknya belasan dari total puluhan cabor. "Kami sudah membangun silaturahmi, sudah sekitar 15 cabor yang sudah kami datangi," ujarnya.
Zia menyebut, dukungan dari belasan cabor tersebut tidak hanya sekedar mendukung agar yang bersangkutan maju dalam kontestasi pemilihan ketum KONI Kabupaten Malang. Namun lebih dari itu, mereka siap memilih Zia dalam pemilihan ketum KONI Kabupaten Malang mendatang.
Baca Juga : Bareskrim Mabes Polri Gerebek Gudang Penimbunan BBM Solar di Situbondo, Dua Truk Diamankan
"Iya, sudah kami kantongi 15-an (cabor, red) yang nanti siap memberikan surat dukungan," ujarnya.
Sayangnya, Zia hingga sementara ini masih enggan untuk menyampaikan cabor apa saja yang memastikan bakal memilihnya saat Musorkablub pada Februari mendatang. Namun yang pasti, hingga saatnya tiba nanti, dukungan dari belasan cabor tersebut akan segera mendeklarasikan diri.
"Cabor-cabornya ini sebenarnya belum mau disampaikan dulu. anti mereka dalam waktu dekat akan deklarasi untuk mendukung saya. Dalam minggu-minggu ini akan deklarasi," ucapnya.
Zia menyebut, pada deklarasi tersebut, para cabor memastikan akan memberikan dukungan penuh. Yakni mulai dari pendaftaran hingga pemilihan. "Insya Allah nanti akan kami buktikan, kami sampai sekarang sudah sekitar 15 (cabor, red) yang sudah siap mendukung untuk pencalonan. Mereka sendiri yang nanti akan meminta saya untuk mencalonkan dan daftar. Ke-15 cabor itu yang sudah pasti dalam minggu ini akan deklarasi," ujarnya.
Zia menambahkan, 15 dukungan cabor tersebut merupakan tahap awal. Sedangkan targetnya ialah meraup dukungan dari setidaknya separuh dari total 69 cabor yang diharapkan bisa turut mendukungnya.
"Iya, kami usahakan separuh lebih. Sisanya ini kami masih terus berupaya, sehingga separuhnya bisa kami yakinkan agar mereka gabung di barisan kami," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan, Ketum KONI Kabupaten Malang periode 2024-2028 Rosyidin telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak 20 Desember 2025. Rosyidin disebut mengundurkan diri lantaran merasa gagal membawa kontingen Kabupaten Malang masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX 2025 lalu.
Padahal, pada ajang bergengsi tersebut, Kabupaten Malang bersama Kota Malang dan Kota Batu menjadi tuan rumah. Mundurnya Rosyidin tersebut membuat KONI Kabupaten Malang bakal menggelar Musorkablub.
