Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Tak Perlu Drainase Mahal, Ini 7 Tanaman Penyerap Air Banjir di Halaman Rumah

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

20 - Jan - 2026, 18:22

Placeholder
Ilustrasi genangan air dekat halaman rumah. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Musim hujan kerap membawa persoalan baru bagi banyak pemilik rumah, salah satunya adalah genangan air yang sulit surut di halaman atau sekitar bangunan. Jika dibiarkan, air yang mengendap terlalu lama bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat merusak struktur tanah, memicu erosi, hingga menjadi tempat berkembangnya nyamuk penyebab penyakit.

Selain membuat saluran air dan resapan buatan, solusi alami yang kini semakin diminati adalah menanam tanaman penyerap air banjir. Beberapa jenis tanaman memiliki kemampuan menyerap air hujan dalam jumlah besar sekaligus memperkuat tanah. Tak hanya berfungsi secara ekologis, tanaman-tanaman ini juga mampu memperindah tampilan rumah dan menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan sehat.

Baca Juga : Pimpin Sertijab Kapolresta Banyuwangi  Dorong Profesionalisme Anggota

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tujuh tanaman yang dikenal efektif mengurangi genangan air dan cocok ditanam di sekitar rumah.

1. Bambu

Bambu dikenal sebagai tanaman dengan kemampuan serap air yang sangat tinggi. Sistem perakarannya kuat dan mampu menjangkau lapisan tanah yang dalam, sehingga efektif menahan air berlebih saat hujan deras. Tak heran jika bambu sering dimanfaatkan di wilayah rawan banjir dan longsor.

Selain menyerap air, bambu juga berfungsi sebagai penahan erosi. Namun, karena akar bambu cenderung menyebar agresif, sebaiknya tanaman ini ditanam di area yang cukup luas dan jauh dari bangunan.

2. Vetiver (Akar Wangi)

Vetiver atau akar wangi merupakan tanaman yang kerap digunakan dalam program konservasi tanah dan air. Akarnya tumbuh lurus ke bawah hingga beberapa meter, menjadikannya sangat efektif dalam menyerap air hujan dan memperkuat struktur tanah.

Tanaman ini cocok ditanam di lereng, tepi sungai, atau area yang rawan genangan. Selain manfaat ekologis, vetiver juga memiliki aroma khas yang sering dimanfaatkan untuk berbagai produk alami.

3. Pohon Trembesi

Pohon trembesi memiliki tajuk yang lebar serta daya serap air yang tinggi. Dalam sehari, pohon ini mampu menyerap air dalam jumlah besar, sehingga membantu mengurangi limpasan air hujan di sekitarnya.

Tak hanya itu, trembesi juga berperan dalam menurunkan suhu udara dan meningkatkan kualitas lingkungan. Karena ukurannya yang besar, pohon ini lebih ideal ditanam di lahan terbuka atau area yang luas.

4. Pisang

Pisang termasuk tanaman penyerap air yang mudah ditemukan dan relatif mudah dirawat. Batangnya yang berlapis-lapis mampu menyimpan air, sementara sistem akarnya membantu meningkatkan daya resap tanah.

Tanaman pisang cocok ditanam di area yang sering tergenang, seperti dekat saluran air atau kebun belakang. Nilai tambah lainnya, pisang juga menghasilkan buah yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga : Tak Hanya Thailand, Ini Deretan Nama Negara yang Resmi Diubah Penulisannya

5. Pakis

Pakis merupakan tanaman yang tumbuh subur di lingkungan lembap dan basah. Kemampuannya menyerap kelebihan air di tanah menjadikannya efektif untuk mengurangi genangan.

Pakis sangat cocok ditanam di area teduh atau dekat sumber air. Selain fungsional, tanaman ini juga dapat berperan sebagai elemen dekoratif yang mempercantik taman rumah.

6. Rumput Gajah Mini

Meski terlihat sederhana, rumput gajah mini termasuk tanaman penutup tanah yang cukup efektif dalam menyerap air hujan. Akar-akarnya membantu air meresap ke dalam tanah sekaligus mencegah aliran air berlebih di permukaan.

Tanaman ini cocok bagi pemilik rumah yang menginginkan solusi praktis, rapi, dan mudah dirawat untuk halaman atau taman.

7. Keladi dan Talas

Keladi dan talas merupakan tanaman yang tumbuh baik di tanah basah dan lembap. Daunnya yang lebar serta sistem perakarannya membantu menyerap air hujan secara alami.

Tanaman ini sering dijumpai di area rawa atau pekarangan lembap. Selain berfungsi sebagai penyerap air, keladi dan talas juga kerap dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena tampilannya yang unik dan estetik.

Menanam tanaman penyerap air banjir bukan hanya membantu mengurangi genangan, tetapi juga membuat lingkungan rumah terasa lebih hijau dan sehat. Dengan memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan, masalah air berlebih bisa diatasi secara alami dan berkelanjutan.


Topik

Serba Serbi tanaman penyerap air drainase halaman rumah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana