Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Fenomena Supermoon, BMKG Prediksi Kenaikan Air Laut Capai 3,5 Meter

Penulis : Dede Nana - Editor : A Yahya

22 - Jan - 2019, 04:19

Placeholder
Ilustrasi Supermoon yang akan meningkatkan naiknya air laut nanti malam (Ist)

MALANGTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya memprediksi akan terjadi peningkatan air laut sampai ketinggian 3,5 meter (m) nanti malam, Senin (21/01/2019). Peningkatan air laut tersebut akan terjadi diwilayah Laut Jawa, perairan Masalembu, perairan Bawean dan perairan utara Jatim. Perairan Kangean, selatan Jawa Timur serta Samudera Hindia selatan Jawa Timur pun mengalami hal serupa.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Hal tersebut dipicu dengan adanya fenomena Supermoon atau bulan bundar penuh dilihat dari bumi. Serta akan terjadi total pukul 22.00 sampai 24.00 WIB nanti malam. "Supermoon akan terjadi pada malam hari nanti. Antara pukul 22.00 sampai 24.00 WIB nanti malam. Supermoon ini diperkirakan akan mengakibatkan pasang air laut di beberapa wilayah pesisir," kata Ady Hermanto .

Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya, Senin (21/01/2019). Ady melanjutkan, kenaikan air laut yang dipicu oleh Supermoon bisa mencapai ketinggian 3,5 meter (m) di perairan Kangean, selatan Jawa Timur serta Samudera Hindia selatan Jawa Timur. Sampai ketinggian air setinggi lebih dari satu meter dibeberapa wilayah pesisir lainnya. "Dan malam ini merupakan saat pasang maksimum disebagian perairan Jawa Timur. Ini karena disebabkan posisi bulan jaraknya terdekat dengan bumi," ujarnya.

Rilis BMKG tersebut, ternyata telah terjadi sebelum Supermoon nanti malam. Seperti yang dialami oleh para nelayan di Pantai Sendangbiru yang telah sepekan tidak berani melaut. Hal itu dikarenakan cuaca di laut Sendangbiru yang tidak menentu.
Hal ini disampaikan oleh Darsono, salah satu nelayan di pantai Sendangbiru. "Hampir sepekan kita tidak berani melaut karena cuaca memang tidak menentu," ujarnya. 

Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik

Selain angin kencang yang terus melanda di perairan pantai Sendangbiru, gelombang pantai yang tinggi juga membuat nelayan sulit mendapatkan ikan. "Angin kencang mengakibatkan gelombang tinggi. Nelayan tidak ada yang berani melaut. Ini yang disebut sebagai musim barat dan akan berlangsung hingga bulan Februari datang," ucap Darsono.


Topik

Peristiwa malang berita-malang Fenomena-Supermoon BMKG fenomena-alam



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Dede Nana

Editor

A Yahya