Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba-Serbi

Tiga Nasihat Filsuf Sunan Kalijaga yang Disampaikan lewat Eyang Semar

Penulis : Imarotul Izzah - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

16 - Jan - 2019, 17:20

Placeholder
Foto istimewa

MALANGTIMES - Sunan Kalijaga adalah salah satu filsuf yang berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan satu dari Wali Songo yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa. Sosoknya terkenal akrab dengan seni dan pewayangan (punakawan).

Punakawan merupakan tokoh yang lahir pada abad ke-12. Punakawan terdiri atas Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Semua tokoh tersebut erat hubungannya dengan fungsi religiusitas.

Baca Juga : Mengenal 14 Hantu Memedi Jawa, Mana Yang Sudah Kamu Kenal?

Dari keempat sosok yang ada, Semar adalah pusat dari keseluruhan punakawan dan menjadi asal usul munculnya Punakawan. Oleh karenanya, dalam dunia pewayangan, Semar menempati posisi yang paling dihormati.

Untuk diketahui, Semar sesungguhnya sudah dikenal masyarakat Jawa jauh sebelum Kanjeng Sunan Kalijaga lahir. Semar diibaratkan sebagai prototipe manusia Jawa yang sesungguhnya, sosok paripurna yang sudah menemukan jati dirinya.

Sebagai sosok orang Jawa, Semar digambarkan sadar diri, tahu diri, ‘sumeleh ing pamikir’ (bersikap rendah hati dalam berpikir) dan ‘sumarah ing karep’ (memasrahkan seluruh keinginan pada kehendak Gusti).

Nah, melalui tokoh Semar, Sunan Kalijaga menyampaikan tiga nasihatnya. Berikut tiga nasihat tersebut dilansir dari kabarsantri.id.

1. Ojo ngaku pinter yen durung biso nggoleki lupute awake dewe
Arti dari kalimat di atas adalah 'Jangan mengaku pintar apabila belum bisa mencari kesalahan diri sendiri'.

2. Ojo ngaku unggul yen ijeh seneng ngasorake wong liyo
Arti dari kalimat di atas adalah 'Jangan mengaku unggul jika masih senang merendahkan orang lain.'

Baca Juga : Poster-Poster Setengah Curhat, Kreatifnya Mahasiswa Sindir Pemerintah

3. Ojo ngaku suci yen durung biso manunggal ing Gusti
Nasihat ketiga, masih berkaitan dengan poin satu dan dua, ‘Jangan mengaku suci jika masih belum bisa menyatu dalam Tuhan’.

Penyampaian melalui lakon Semar ini sangatlah bijak dan tidak memaksa. Sehingga hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang zaman dahulu untuk mengikuti ajaran beliau. Karena kepiawaiannya menggabungkan seni dan ajaran Islam, Sunan Kalijaga masuk dalam salah satu filsuf yang berpengaruh di Indonesia.

 


Topik

Serba-Serbi malang berita-malang Nasihat-Filsuf-Sunan-Kalijaga Eyang-Semar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imarotul Izzah

Editor

Sri Kurnia Mahiruni