Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Berdayakan Ratusan Masyarakat, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Gelar Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Dede Nana

07 - Aug - 2025, 19:59

Placeholder
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito Widoyoko saat menyerahkan bantuan alat dan bahan baku untuk praktik membuat jamu tradisional di SMKN 1 Malang, Kamis (7/8/2025). (Foto: Dok. Dinsos-P3AP2KB Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menggelar pelatihan membuat jamu tradisional untuk 226 peserta yang berasal dari lima kecamatan di Kota Malang. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito Widoyoko menyampaikan, kegiatan pelatihan membuat jamu tradisional ini merupakan upaya dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang melalui bidang pemberdayaan sosial dan penanganan fakir miskin agar masyarakat lebih berdaya dan memiliki kemampuan tambahan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Kota Malang. 

Baca Juga : Bupati Ipuk Fiestiandani Gelorakan Semangat Kemerdekaan Dalam Pelaksanaan Program Bunga Desa di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Pihaknya menjelaskan, tradisi meracik dan mengonsumsi jamu di Indonesia sudah ada sejak masa Kerajaan Mataram pada abad kedelapan hingga saat ini. Hal itu dikarenakan jamu tradisional dapat digunakan untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit ringan maupun penyakit berat. 

Selain itu, kekayaan alam Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dengan ribuan spesies tumbuhan obat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu tradisional. Menurut Donny, hal inilah yang membuat keterampilan meracik jamu tetap relevan hingga saat ini. 

"Keterampilan meracik jamu tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga membuka peluang kewirausahaan ekonomi terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah," ujar Donny dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025). 

Pihaknya menyebutkan, berbagai latar belakang itulah yang mendorong Dinsos-P3AP2KB Kota Malang untuk mengembangkan pelatihan keterampilan pembuatan jamu tradisional agar dapat meningkatkan kemampuan dan potensi dalam pemberdayaan rangka pemberdayaan masyarakat. 

"Untuk peserta sebanyak 226 yang dibagi dalam empat pertemuan atau sesi. Sebanyak 226 peserta itu berasal usulan musrenbang, usulan tematik dan usulan pokir," tutur Donny. 

Baca Juga : Jejak Shodanco Muradi di Kampung Jepang: Mahasiswa KKN Unisba Blitar Bangun Destinasi Edukasi Sejarah

Mantan Camat Kedungkandang itu mengatakan, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar lebih berdaya, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang menghadirkan narasumber praktisi pengolahan hasil pertanian SMKN 1 Malang Umi Nur Arifah bersama empat instruktur lainnya. 

"Untuk metode sosialisasi berupa penyampaian materi, diskusi atau tanya jawab, dan praktik pembuatan jamu tradisional," kata Donny. 

Lebih lanjut, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan jamu tradisional mendapatkan alat serta bahan baku pembuatan jamu tradisional. Pihaknya berharap, dengan adanya program pelatihan pembuatan jamu tradisional ini, masyarakat dapat memiliki kemampuan tambahan agar semakin berdaya untuk meningkatkan ekonomi. (ADV)


Topik

Pemerintahan dinsos p3ap2kb kota malang pelatihan pelatihan jamu tradisional pemkot malang kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana