JATIMTIMES - Bunga tabebuya mulai bermekaran di sejumlah sudut Malang Raya. Warna bunganya yang mencolok berpadu dengan deretan pohon yang tumbuh di tepi jalan maupun kawasan taman, membuat pemandangan terlihat lebih menarik.
Saat musim berbunga tiba, tabebuya juga mulai berguguran. Kelopak yang jatuh memenuhi jalan dan area di sekitar pohon sehingga menciptakan suasana yang sekilas mengingatkan pada bunga sakura di Jepang.
Baca Juga : Karhutla Meluas, Wisata Bromo Ditutup Total Mulai 12 September 2026
Tak sedikit warga yang kemudian memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto atau merekam video. Sejumlah lokasi dengan pohon tabebuya yang berjajar bahkan menjadi spot favorit untuk mengabadikan suasana.
Berikut lima lokasi yang bisa menjadi pilihan untuk menikmati bunga tabebuya di Malang Raya.
1. Ruas Tol Pandaan-Malang
Pemandangan berbeda bisa dijumpai pengguna jalan di ruas Tol Pandaan-Malang. Deretan pohon tabebuya yang tengah berbunga terlihat menghiasi sisi jalan.
Bunga-bunga tersebut memberikan warna tersendiri di sepanjang ruas tol. Dari kejauhan, deretan tabebuya yang bermekaran sekilas terlihat seperti bunga sakura.
Pemandangan tabebuya ini dapat dijumpai di sekitar KM 85 hingga KM 88 Tol Pandaan-Malang.
Pengguna jalan yang melintas dari arah Singosari menuju Surabaya maupun dari Lawang menuju Malang berkesempatan melihat deretan bunga tersebut.
Namun, karena berada di jalan tol, pengendara tentu tidak diperbolehkan berhenti sembarangan hanya untuk mengambil foto. Keindahan tabebuya cukup dinikmati selama perjalanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
2. Perum Graha Kencana Karanglo
Spot tabebuya juga bisa ditemukan di kawasan Perum Graha Kencana, Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Lokasi tepatnya berada di sekitaran Graha Kencana Utara, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Pohon tabebuya yang bermekaran berwarna pink dan putih membuat kawasan tersebut terlihat lebih berwarna. Deretan pohon yang berada di lingkungan perumahan juga menjadi salah satu pilihan warga untuk mengabadikan bunga tabebuya.
3. Kawasan Kampus 2 UB
Bagi yang berada di sekitar Kota Malang, kawasan Kampus 2 Universitas Brawijaya (UB) juga bisa menjadi pilihan. Tepatnya di Jalan Puncak Dieng, Kunci, Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Salah satu titik yang disebut memiliki tabebuya bermekaran berada di depan Fakultas Kedokteran Hewan UB Dieng.
Baca Juga : Berburu Dimsum Kekinian di Kota Batu, Ini 5 Kedai Favorit Warga Lokal dan Wisatawan
Deretan bunga yang bermekaran membuat suasana di sekitar kawasan kampus terlihat berbeda. Lokasi ini bisa menjadi pilihan untuk menikmati bunga tabebuya tanpa harus jauh-jauh menuju kawasan Kabupaten Malang.
4. Jalan Danau Maninjau Barat Sawojajar
Spot lainnya berada di Jalan Danau Maninjau Barat, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Pohon tabebuya dapat dijumpai di sepanjang jalan, terutama di area sekitar belakang ruko WoW.
Deretan pohon yang berjajar membuat kawasan ini terlihat menarik ketika bunga mulai bermekaran. Kelopak tabebuya yang berguguran juga menambah suasana khas saat musim berbunga.
5. Wisata Tabebuya Kuning Arhanud
Pilihan lainnya adalah Wisata Tabebuya Kuning Arhanud. Sesuai namanya, lokasi di Jalan Terusan Wijaya Kusuma, Pendem, Kec. Junrejo, Kota Batu itu menawarkan pemandangan pohon tabebuya dengan bunga berwarna kuning.
Pohon-pohon yang tumbuh berjajar menjadi daya tarik tersendiri saat memasuki musim berbunga. Tak heran kawasan ini juga menjadi salah satu lokasi yang diburu untuk mengabadikan momen tabebuya.
Demikian 5 lokasi pohon tabebuya yang tumbuh berjajar dan terlihat semakin menarik ketika bunga bermekaran. Bagi warga Malang Raya dan sekitarnya yang ingin berburu foto, musim tabebuya seperti bulan September hingga Oktober bisa menjadi waktu yang pas untuk mengunjungi lokasi-lokasi tersebut.
Tetap perhatikan aturan di setiap lokasi. Khusus pengguna jalan, jangan berhenti atau mengambil foto di tempat yang membahayakan keselamatan hanya demi mendapatkan latar tabebuya. Semoga informasi ini membantu ya Sobat JatimTIMES.
