JATIMTIMES – Kota Malang berpotensi kembali dipadati wisatawan dari luar daerah akhir pekan ini. Bukan hanya agenda wisata, kedatangan kicaumania dari berbagai wilayah Jawa Timur turut mendorong pergerakan orang menuju Kota Malang melalui gelaran Mahesa Bird Contest “September Ceria”.
Ajang burung berkicau tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang. Sejumlah komunitas dari dalam maupun luar Malang Raya telah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Baca Juga : Demo Buruh Hari Ini Bawa 11 Tuntutan, Awas Macet di Balai Kota-Kebon Sirih
Ketua Panitia Mahesa Bird Contest “September Ceria” Wahyu Setiawan mengatakan komunikasi dengan komunitas pencinta burung dari luar kota terus meningkat menjelang perlombaan. “Banyak komunitas dari luar kota yang intensif berkomunikasi,” ujar Wahyu, Kamis (10/9/2026).
Peserta dari luar Malang Raya disebut datang dari sejumlah daerah. Di antaranya Probolinggo, Lumajang, hingga Bangkalan, Madura.
Kondisi tersebut membuat event ini tidak sekadar menjadi arena adu kualitas burung. Mobilitas peserta dari luar daerah juga berpotensi ikut menggerakkan aktivitas ekonomi selama mereka berada di Kota Malang.
Peserta yang datang bersama komunitas maupun rombongan biasanya membutuhkan berbagai kebutuhan selama mengikuti perlombaan. Mulai dari konsumsi, transportasi, hingga kebutuhan lain selama berada di Kota Malang.
Di sisi lain, komunitas burung dari Malang Raya juga bakal memenuhi arena perlombaan. Sejumlah komunitas spesifik jenis burung, seperti Jamtrok Malang Raya, Komunitas Tledekan Malang Raya, dan Anis Kembang Malang Raya, dipastikan turut ambil bagian.
Komunitas Tambora juga menjadi salah satu kelompok yang siap meramaikan kompetisi. Kehadiran komunitas dari berbagai daerah diperkirakan membuat persaingan di arena semakin ketat.
Baca Juga : Haul Sunan Giri, ArsyGas Ambil Bagian Siapkan Konsumsi untuk Peziarah
Bagi Kota Malang, kedatangan komunitas dari luar daerah juga menjadi bagian dari pergerakan wisata berbasis event. Pengunjung yang semula datang untuk mengikuti lomba berpeluang menikmati berbagai destinasi dan fasilitas kota sebelum maupun setelah kompetisi.
Wahyu mengatakan tingginya komunikasi antarkomunitas menunjukkan antusiasme terhadap gelaran tersebut cukup besar. Panitia pun menargetkan kompetisi berlangsung ramai sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi para pencinta burung.
Mahesa Bird Contest “September Ceria” pada akhirnya tidak hanya mempertemukan kicaumania untuk menguji kualitas gacoan. Event ini juga membawa arus pengunjung dari luar kota ke Malang dan membuka peluang bagi sektor usaha lokal ikut menikmati ramainya akhir pekan.