Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Bupati Sanusi Ultimatum Pengelola SPPG: Jika Terjadi Keracunan Akibat Kelalaian, Saya Pidanakan!

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Sep - 2026, 12:02

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Staf Khusus Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh dan Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (7/9/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi secara tegas memberikan ultimatum kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk tidak lalai dalam menyajikan serta mendistribusikan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masing-masing penerima manfaat. 

Karena jika para pengelola SPPG beserta staf terbukti lalai dalam proses pengolahan, penyajian hingga pendistribusian paket MBG, maka ia tidak segan-segan akan mengambil langkah hukum dengan menuntut secara pidana para pengelola SPPG.

Baca Juga : DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati P-APBD 2026: Alokasi Infrastruktur Jalan Rp 35 Miliar

"Jika terjadi keracunan akibat kelalaian, saya tidak segan-segan untuk menuntut secara pidana," tegas Sanusi di hadapan puluhan koordinator pengelola SPPG di Kabupaten Malang. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu juga memperingatkan dengan tegas kepada seluruh pengelola SPPG agar tidak sembarangan dalam melaksankan Program MBG. Selain itu, ia juga memperingatkan kepada seluruh pengelola SPPG untuk tidak menjadikan Program MBG sebagai ladang keuntungan dengan mengorbankan kualitas makanan. 

"Jangan buat main-main, ini menyangkut nyawa orang dan kualitas anak bangsa," tutur Sanusi yang dulunya pernah berprofesi sebagai seorang guru. 

Pejabat publik yang memiliki latar belakang sebagai petani dan pengusaha ini juga menekankan bahwa setiap makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat harus benar-benar memenuhi standar keamanan. 

"Proses test food atau pemeriksaan makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat juga harus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko keracunan," tutur Sanusi. 

Menurutnya, MBG bukan sekadar program pemberian makanan gratis kepada masyarakat. Lebih jauh daripada itu, Program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas manusia sekaligus memperkuat ketahanan nasional. 

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak anak berada dalam masa pertumbuhan. Asupan nutrisi yang seimbang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan kemampuan kognitif anak.

Baca Juga : Kesepakatan KUA PPAS 2027 Kabupaten Jember Ditandatangani, Ini Kata Bupati Fawait

"Terlebih lagi, menurut ilmu yang pernah saya pelajari, kecerdasan itu berasal dari dua hal. Bisa secara genetik dan juga bisa secara kognitif. Kalau genetik ini, berarti asupan gizi sejak anak di dalam kandungan terpenuhi, namun jika kognitif melalui metode pembelajaran yang semakin maju," jelas Sanusi. 

Sanusi, berharap Program MBG mampu menjadi salah satu fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin mandiri menuju Indonesia Emas 2045. 

"Dampak MBG juga didukung capaian pendidikan di Kabupaten Malang. Hingga 2025, sekitar 5.000 siswa SMP tercatat lulus dengan nilai rata-rata 90, bahkan 66 siswa berhasil meraih nilai sempurna 100," kata Sanusi. 

Sementara itu, untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan, pengawasan terhadap Program MBG dilakukan secara berlapis. Mulai pelibatan unsur perangkat daerah, TNI hingga Polri. Selain itu, 33 camat di Kabupaten Malang juga diinstruksikan aktif memantau pelaksanaan Program MBG di wilayah masing-masing. 

"Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari banyaknya makanan yang tersalurkan, tetapi juga dari kualitas gizi, keamanan pangan, ketepatan sasaran, akuntabilitas pengelolaan dan dampaknya terhadap kualitas generasi masa depan," pungkas Sanusi.


Topik

Pemerintahan MBG Makan Bergizi Gratis pemkab malang bupati malang HM Sanusi Kabupaten Malang dapur mbg



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni