Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

PLN UPT Probolinggo dan BPBD Situbondo Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla di Sekitar Sistem Ketenagalistrikan

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Dede Nana

08 - Sep - 2026, 11:47

Placeholder
Koordinasi PLN UPT Probolinggo dengan BPBD Kabupaten Situbondo terkait mitigasi Karhutlah, Selasa (8/9/2026) di Hall Room BPBD Kabupaten Situbondo. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMESPT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan di Hall Room lantai 2 BPBD Kabupaten Situbondo tersebut membahas penguatan sinergi dalam mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap instalasi sistem ketenagalistrikan.

Baca Juga : Kampus di Persimpangan: dari Menara Ilmu ke Ruang Pemeriksaan

Manajer PLN UPT Probolinggo Budi Santoso mengatakan, koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Terlebih, kebakaran hutan dan lahan saat ini terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

"Kalau melihat perkembangan yang terakhir, ini situasinya hampir mirip dengan tahun 2024 bahkan lebih parah, di mana titik api ini muncul di berbagai tempat," ujar Budi Santoso.

Menurutnya, PLN perlu melakukan antisipasi dan mitigasi risiko apabila karhutla terjadi di dekat instalasi sistem ketenagalistrikan. Koordinasi lebih awal dengan pihak terkait dinilai penting agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terarah.

"Kami mencoba mengantisipasi, memitigasi risiko apabila Karhutla itu terjadi di dekat instalasi sistem ketenagalistrikan. Maka kami menjalin koordinasi komunikasi lebih awal dengan pihak-pihak terkait," jelasnya.

Budi menambahkan, PLN berharap tidak terjadi kebakaran lahan maupun hutan di sekitar instalasi ketenagalistrikan. Namun, apabila kondisi tersebut terjadi, seluruh pihak diharapkan telah memahami langkah yang harus dilakukan.

"Dengan siapa kami berkoordinasi, langkah apa yang harus dilakukan, itu kita tidak bingung. Sehingga benar-benar siap dalam menghadapi kondisi terburuk," imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Budi juga menyinggung perkembangan penanganan karhutla di lereng Gunung Argopuro dan kawasan Arak-arak. Ia memastikan PLN terus memantau kondisi titik kebakaran yang berpotensi berdampak terhadap sistem ketenagalistrikan.

"Untuk saat ini untuk titik kebakaran sebenarnya kita pantau terus ya. Tadi di awal rapat saya juga menyampaikan bagaimana dengan penanganan terakhir di Argopuro dan di sisi Arak-arak," ungkapnya.

Meski demikian, Budi menyebut jalur instalasi sistem ketenagalistrikan PLN tidak melalui lokasi kebakaran tersebut. Dengan demikian, berdasarkan kondisi yang disampaikan saat itu, karhutla di kawasan tersebut belum berdampak terhadap sistem kelistrikan.

"Tetapi alhamdulillah juga, jalur instalasi sistem ketenagalistrikan itu tidak melalui situ. Jadi dampaknya terhadap sistem ketenagalistrikan tidak ada," tegasnya.

Ia menjelaskan, sistem tenaga listrik dibangun dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang dapat diterima. Salah satunya melalui keberadaan jalur transmisi yang saling terhubung, sehingga apabila salah satu jalur mengalami gangguan, masih terdapat jalur lain yang dapat digunakan untuk menyalurkan listrik.

"Kalau Bapak lihat di sistem transmisi itu ada dua lengan, itu ada jalur satu dan jalur dua. Sehingga kalau jalur satu padam, itu masih bisa disalurkan dengan jalur dua," kata Budi.

Budi mencontohkan, sistem transmisi dari pusat pembangkit di Paiton menuju wilayah timur melewati Situbondo dan Banyuwangi. Sementara itu, jalur lainnya mengarah ke Probolinggo, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi melalui kawasan Gumitir.

"Jadi kalau ada putus di satu tempat, itu masih ada jalur yang lain," jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kemampuan sistem dalam menghadapi gangguan tetap bergantung pada lokasi dan tingkat dampak yang terjadi. Karena itu, PLN terus mendorong penguatan komunikasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi gangguan.

"Kedatangan kami ke sini juga sekaligus untuk menciptakan keyakinan konsumen bahwa mudah-mudahan kami optimis dengan kolaborasi ini kita bisa pastikan sistem ketenagalistrikan, suplai listrik ke konsumen ke depannya aman," ujar Budi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo Timbul Surjanto menyambut positif koordinasi tersebut. Menurutnya, pertemuan dengan PLN UPT Probolinggo penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko kebakaran di sekitar instalasi transmisi listrik.

Baca Juga : HUT IJTI, Staf BPKAD Lamongan Rebut Juara News Presenter Competition

Timbul menjelaskan, masyarakat selama ini lebih mengenal PLN dalam lingkup pelayanan listrik sehari-hari. Padahal, PLN UPT memiliki tanggung jawab terhadap sistem ketenagalistrikan skala besar, termasuk jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

"Ini terkait dengan UPT PLN ini kan PLN yang skala besar, tower-tower SUTET. Jadi kalau ada kebakaran, ini bahayanya, dampaknya lebih vital lagi karena kemungkinan konsumsi listrik skala besar Jawa-Bali kalau kebakaran besar akan padam," ungkap Timbul.

Ia menegaskan, keberadaan SUTET di sekitar permukiman maupun kawasan hutan dan lahan perlu menjadi perhatian bersama. Kebakaran yang dibiarkan mendekati instalasi tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap sistem kelistrikan.

"Ini kalau dibiarkan khususnya di lingkungan SUTET, ini akan sangat berbahaya," tegasnya.

Terkait karhutla di lereng Gunung Argopuro, Timbul menyampaikan bahwa penanganannya melibatkan tiga kabupaten, yakni Probolinggo, Situbondo, dan Bondowoso. BPBD Situbondo telah mengirimkan personel untuk membantu penanganan di lapangan.

"Situbondo sendiri, kami sudah mengirimkan personil sekitar 10 orang, berikut juga bantuan logistik siap saji," kata Timbul.

Selain mengirimkan personel, BPBD Situbondo juga membuka posko di BKSDA Baderan. Posko tersebut disiapkan untuk mendukung kesiapan pemadaman serta membantu koordinasi dengan petugas dan relawan yang berada di lapangan.

"Jadi untuk kesiapan pemadaman bisa mem-backup teman-teman dan relawan," imbuhnya.

Timbul menegaskan, pertemuan dengan PLN UPT Probolinggo bukan secara khusus membahas karhutla Argopuro. Namun, koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD membangun sinergi dengan PLN dalam menghadapi potensi bencana yang dapat berdampak terhadap instalasi ketenagalistrikan.

"Untuk pertemuan hari ini tidak termasuk sebenarnya. Karena ini di luar agenda yang ke Argopuro, tapi yang jelas ini agenda kami, bisa mengundang agar bisa bersinergi dengan PLN," jelasnya.

Ke depan, BPBD Situbondo berharap sinergi dengan PLN dapat ditingkatkan melalui kegiatan mitigasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu bentuknya adalah latihan bersama agar penanganan kebakaran dapat dilakukan sesuai prosedur yang disepakati.

"Harapan ke depan sinergi ini bisa ditingkatkan, ya salah satu contohnya mitigasi dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat," ujar Timbul.

Ia menambahkan, peningkatan SDM juga diperlukan agar petugas dari berbagai instansi memiliki kesamaan pemahaman dalam penanganan kebakaran. Dengan demikian, langkah pencegahan maupun pemadaman dapat berjalan lebih efektif.

"SDM kami mungkin bisa latihan bersama dengan pihak PLN sehingga pemadaman atau pencegahan bisa sesuai dengan harapan yang sama, sesuai dengan SOP atau prosedur yang ada," pungkasnya.


Topik

Peristiwa pt pln pln upt probolinggo bpbd situbondo karhutla



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa