JATIMTIMES – Angin kencang menerjang wilayah Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Sabtu (5/9/2026) dini hari. Akibatnya, 14 rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu rumah di antaranya rusak berat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto melalui Koordinator Pusdalops PB BPBD Puriyono, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Baca Juga : Suara Dentuman Misterius Gegerkan Bandung Raya, Ini Penjelasan BMKG
"Angin kencang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Akibat kejadian itu, ada 14 rumah warga yang terdampak, 13 rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat," kata Puriyono.
Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung di Dusun Krajan, RT 001 RW 003, Desa Campoan. Laporan kejadian diterima BPBD Kabupaten Situbondo pada pukul 14.15 WIB dari warga setempat.
"Setelah menerima laporan, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Situbondo langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat," ujarnya.
Puriyono menjelaskan, kerusakan rumah warga diduga akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Mlandingan dan sekitarnya.
"Dari hasil pendataan awal, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian ini. Warga juga bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan genteng dan material bangunan," jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu rumah yang mengalami kerusakan berat merupakan milik Khotijah, warga berusia 58 tahun. Rumah semi permanen tersebut dihuni tiga kepala keluarga dengan total enam jiwa.
"Untuk rumah yang rusak berat, milik Ibu Khotijah. Taksiran kerugiannya sekitar Rp5 juta. Sedangkan 13 rumah lainnya rusak ringan dengan taksiran kerugian masing-masing sekitar Rp500 ribu," imbuhnya.
Baca Juga : Titik Api Baru Muncul di Petak 100 Gunung Buthak, Helikopter Water Bombing Diterjunkan
Puriyono menyebut, sejumlah rumah yang terdampak dihuni warga lanjut usia, anak-anak, hingga balita. Karena itu, BPBD melakukan pendataan secara menyeluruh untuk memastikan kebutuhan warga terdampak.
Petugas juga berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Mlandingan, Koramil, Polsek, Pemerintah Desa Campoan, Tagana Dinas Sosial, serta relawan yang ada di lokasi," tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang. Jika terjadi perubahan cuaca ekstrem, segera berlindung di tempat yang aman dan melaporkan kejadian kepada petugas," pungkasnya.
