Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Cahyo DPRD Jatim Ungkap Potensi Besar KBS: Dari Pusat Edukasi Hingga Penggerak Ekonomi

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

03 - Aug - 2026, 13:24

Placeholder
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso bersama Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Bagas Iman Waluyo saat mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS).

JATIMTIMES – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengungkapkan bahwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) memiliki potensi besar yang melampaui fungsi utamanya sebagai wahana rekreasi publik. Ia menilai KBS memegang peran strategis sebagai pusat edukasi pembentukan karakter generasi muda sekaligus penggerak roda ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Cahyo usai mengunjungi KBS belum lama ini. Cahyo menilai pendidikan karakter anak-anak perlu dibangun sejak dini melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan luar sekolah.

Baca Juga : Politik Riang Gembira di Piala Presiden Elite 2026 dan Pesan Maruarar Sirait pada Bulan Agustus

Kehadiran kawasan konservasi seperti KBS dianggap menjadi media paling efektif untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan sesama makhluk hidup. "Anak-anak kita tidak boleh hanya cerdas secara intelektual, tetapi rasa mencintai alam dan sesama itu sangat penting," ungkap Cahyo. 

"Kebun Binatang Surabaya bisa menjadi wahana pembentukan karakter bagi para pengunjung, khususnya anak-anak, agar belajar menghargai kehidupan dan menjaga kelestarian alam," lanjut Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya tersebut.

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Surabaya, Cahyo mendukung langkah manajemen KBS untuk terus menggali berbagai potensi guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan pendapatan tersebut nantinya dapat dialokasikan kembali untuk membenahi infrastruktur, fasilitas publik, serta mutu pelayanan bagi wisatawan.

"Ketika potensi yang dimiliki terus dikembangkan dan PAD meningkat, kualitas infrastruktur KBS tentu akan semakin baik. KBS akan menjadi destinasi yang jauh lebih menarik bagi wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara," tutur legislator Dapil Jatim I Surabaya ini. 

Selain aspek konservasi satwa, Cahyo membeberkan gagasan untuk memanfaatkan area terbuka hijau di kawasan KBS sebagai ruang kreatif (co-working space) bagi generasi muda.

"Saya melihat KBS memiliki ruang yang sangat potensial untuk menghadirkan co-working space. Anak-anak muda bisa belajar, berdiskusi, berkarya, bahkan membangun kolaborasi di kawasan yang nyaman serta dekat dengan ruang terbuka hijau," jelasnya.

Baca Juga : LIRA Desak DPRD Kabupaten Malang Bentuk Pansus Terkait Pembangunan Kios di Pasar Karangploso

Guna memperpanjang durasi kunjungan wisatawan (length of stay) sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi warga Surabaya, Cahyo berbagi gagasan pengembangan kawasan kuliner yang terintegrasi dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia usul adanya kolaborasi strategis antara manajemen KBS dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya dalam mengelola potensi usaha kuliner di area wisata.

"Ke depan bisa dipikirkan untuk menghadirkan coffee shop yang berkolaborasi dengan Disnaker Surabaya sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal. Dengan begitu, KBS tidak hanya menjadi tempat wisata dan edukasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkas Cahyo.


Topik

Pemerintahan cahyo harjo prakoso kebun binatang surabaya kbs dprd jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan