JATIMTIMES - Sebuah kendaraan truk kontainer mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi kawasan jembatan di Jalan Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/6/2026). Hingga berita ini disusun, sejumlah personel gabungan dari kepolisian dan unsur terkait telah dikerahkan ke lokasi guna menangani insiden kecelakaan termasuk mengevakuasi kendaraan tersebut.
Terpantau, bagian depan truk kontainer yang mengalami kecelakaan tersebut menghantam pembatas jalan hingga nyaris terperosok ke sungai. Sementara badan truk berupa peti kemas tersebut nampak melintang ke badan jalan.
Baca Juga : Heboh 41 Nama dalam Kasus Korupsi MBG, Siapa Saja? Kejagung Diminta Telusuri Dugaan Keterlibatan
Lantaran kecelakaan tersebut, akses lalu lintas terhambat akibat hanya bisa dilalui satu jalur. Sehingga memicu terjadinya kemacetan panjang.
Di sisi lain, sejumlah personel kepolisian dari Polres Malang yang dikerahkan ke lokasi kejadian telah disiagakan untuk mengurai kemacetan. Akses lalu lintas terpaksa hanya bisa dilalui dengan sistem buka tutup atau secara bergantian lantaran terbatasnya akses jalan.
Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menuturkan, kecelakaan tunggal yang hingga kini telah dalam penanganan pihak kepolisian tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) sore. "Kami dapat info (kejadian kecelakaan, red) sekitar pukul 15.30 WIB," tuturnya.
Berdasarkan analisis kepolisian, pada saat kejadian akses jalan dalam kondisi licin. Sehingga diduga menyebabkan truk hilang kendali akibat tergelincir saat melintas di lokasi kejadian. "Jalan licin karena baru saja turun hujan," jelas Chelvin.
Data kepolisian mengungkapkan, identitas sopir truk yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut bernama Mujiono. Pria yang kini berusia 52 tahun tersebut merupakan warga asal Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. "Nihil korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut," imbuhnya.
Lebih lanjut, disampaikan Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin, kronologi kecelakaan bermula saat truk kontainer melintas dari arah utara menuju ke selatan. Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami slip sehingga menabrak pembatas jalan pada jembatan tersebut. "Betul, dugaan awal karena slip, jalan licin karena hujan," jelasnya.
Baca Juga : Restu Ibu Negara, Jadi Kunci Kesiapan Personel Banser Amankan Munas-Konbes NU 2026 di Kediri
Samsul menyebut, sejumlah personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi kejadian sesaat setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak kendaraan derek untuk mengevakuasi truk kontainer tersebut.
Di sisi lain, sejumlah personel kepolisian juga turut disiagakan guna mengatur lalu lintas selama proses evakuasi menggunakan truk derek berlangsung. Hingga akhirnya, pada Senin (22/6/2026) malam, proses evakuasi dilaporkan telah selesai dilakukan.
"Proses evakuasi baru selesai," pungkas Samsul saat dikonfirmasi pada beberapa menit lalu.
