JATIMTIMES - Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah menjelang Bulan Suro kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Apel Kebangsaan Kesiapan Pamter (Pengamanan Terate) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berlangsung di Jalan Sudarman, tepat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Rabu 3 Juni 2026.
Apel yang dimulai pukul 09.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra dan diikuti ratusan personel Pamter PSHT dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember.
Baca Juga : Mutasi di Tubuh Polres Batu: Jabatan Kasatlantas, Kasatreskrim, hingga Kabag SDM Bergeser
Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar PSHT, dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan Bulan Suro yang identik dengan berbagai agenda organisasi pencak silat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Ahmad Imam Fauzi, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, Humas Pusat PSHT H. Abdussalam, Ketua PSHT Cabang Jember H. Jono Wasinudin, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jember, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember Lingga Diputra, serta seluruh anggota Pamter PSHT se-Kabupaten Jember.
Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan, termasuk PSHT, dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI dan Polri, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“PSHT merupakan organisasi besar yang memiliki anggota dan jaringan yang luas. Kami berharap PSHT dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Jember, terutama dalam momentum Bulan Suro yang selalu menjadi perhatian bersama,” ujar Kapolres.
Ia juga mengajak seluruh anggota Pamter PSHT untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan dalam setiap aktivitas organisasi. Dengan demikian, keberadaan PSHT tidak hanya menjadi wadah pembinaan karakter dan pelestarian budaya pencak silat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antara PSHT dengan TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap PSHT dapat terus bergandengan tangan bersama TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas Kabupaten Jember. Komunikasi dan koordinasi yang baik harus terus dibangun sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tegas Dandim.
Ia menambahkan bahwa semangat persatuan dan kebersamaan yang selama ini menjadi nilai dasar PSHT harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial yang mampu memperkuat harmoni di tengah masyarakat.
Baca Juga : Ini Empat Dokumen Perizinan yang Wajib Dikantongi Aston Usai Tambah Satu Lantai
Kegiatan apel kebangsaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme dan kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai unsur menunjukkan kuatnya komitmen kolaboratif dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di Kabupaten Jember.
Secara terpisah, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Lingga Diputra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Apel Kebangsaan Kesiapan Pamter PSHT tersebut. Menurutnya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga ketertiban umum merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Lingga berharap PSHT, khususnya jajaran Pamter, dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Ia menilai keberadaan Pamter memiliki peran strategis sebagai pelopor dalam membangun budaya tertib, damai, dan saling menghormati di tengah masyarakat.
“Harapan kami sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kapolres dan Dandim. PSHT diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah. Pamter PSHT juga kami harapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat,” ujar Lingga.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bakesbangpol akan terus mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Melalui Apel Kebangsaan Kesiapan Pamter ini, diharapkan seluruh anggota PSHT dapat semakin memperkuat komitmen kebangsaan, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, Kabupaten Jember diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif selama pelaksanaan Bulan Suro maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
