Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Internasional

9 WNI Ditangkap Tentara Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Dua di Antaranya Jurnalis Republika

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - May - 2026, 08:41

Placeholder
Tentara Israel tangkap 9 WNI termasuk 2 jurnalis Republika. (Foto X @AlWihusin)

JATIMTIMES - Insiden pencegatan kapal misi kemanusiaan menuju Gaza kembali memicu sorotan dunia internasional. Kali ini, tentara Israel dilaporkan mencegat rombongan kapal Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Jalur Gaza.

Dalam rombongan tersebut terdapat sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk dua jurnalis Republika yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai. Seluruh relawan diketahui ikut dalam pelayaran kemanusiaan yang diinisiasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Baca Juga : Pengobatan Seumur Hidup Jadi Tantangan, 111 ODHIV di Kota Malang Putus Terapi ARV

Kabar penangkapan itu dikonfirmasi melalui pernyataan resmi Republika dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Senin (18/5/2026).

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menyebut para relawan berangkat dengan misi kemanusiaan, bukan untuk kepentingan politik ataupun militer.

“Para relawan datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti,” ujar Andi.

Ia menegaskan keberadaan dua jurnalis Republika dalam rombongan tersebut bertujuan menjalankan tugas jurnalistik sekaligus mendokumentasikan kondisi kemanusiaan di Gaza secara langsung.

“Dalam rombongan terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan. Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” lanjutnya.

Daftar 9 WNI dalam Kapal Misi Kemanusiaan

Berdasarkan informasi yang diunggah akun Instagram Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), berikut daftar sembilan WNI yang berada dalam kapal misi kemanusiaan tersebut:

• Bambang Noroyono

• Thoudy Badai

• Herman Budianto Sudarsono

• Ronggo Wirasanu

• Andi Angga Prasadewa

• Aras Asad Muhammad

• Hendro Prasetyo

• Andre Prasetyo Nugroho

• Rahendro Herubowo

Para relawan diketahui membawa bantuan logistik dan kebutuhan kemanusiaan untuk warga Palestina yang hingga kini masih menghadapi krisis akibat konflik berkepanjangan.

Andi Muhyiddin mengecam keras tindakan militer Israel yang melakukan intersepsi terhadap kapal kemanusiaan tersebut. Menurutnya, tindakan itu bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip kemanusiaan universal.

“Tindakan ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza,” tegasnya.

Baca Juga : Bayar Ratusan Juta Rupiah, 18 Calon Haji Non Prosedural Gagal Berangkat

Ia juga menambahkan bahwa Republika berdiri bersama relawan kemanusiaan internasional dan menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi bantuan sipil.

“Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI turut mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal misi kemanusiaan tersebut di kawasan Mediterania Timur, dekat perairan Siprus.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvone Mewengkang, mengatakan pemerintah Indonesia saat ini terus memantau perkembangan situasi dan berupaya menghubungi para WNI yang berada di kapal.

“Kapal yang membawa jurnalis atas nama Bambang Noroyono sampai saat ini masih dicoba dihubungi untuk mengetahui status dari kapal termasuk Saudara Bambang Noroyono di kapal tersebut,” ujar Yvone dalam keterangannya.

Kemlu juga mendesak Israel agar segera membebaskan seluruh awak kapal dan memastikan distribusi bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina tetap berjalan.

“Israel harus menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional,” lanjutnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kemlu RI telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan langkah perlindungan, pendampingan, hingga kemungkinan percepatan pemulangan WNI jika diperlukan.

“Kemlu RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan,” jelas Yvone.

Menurut Kemlu, keselamatan WNI akan menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia di tengah situasi yang terus berkembang cepat di kawasan Timur Tengah.

Misi pelayaran kemanusiaan menuju Gaza sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan oleh jaringan relawan internasional. Tujuannya untuk menyalurkan bantuan sekaligus membuka perhatian dunia terhadap kondisi warga sipil Palestina yang terdampak perang dan blokade.

Namun, upaya pengiriman bantuan lewat jalur laut kerap menghadapi hambatan dan intersepsi dari militer Israel dengan alasan keamanan.

Di sisi lain, berbagai organisasi kemanusiaan internasional menilai akses bantuan ke Gaza harus tetap dibuka karena jutaan warga sipil di wilayah tersebut mengalami krisis pangan, obat-obatan, hingga layanan kesehatan.

Kasus pencegatan kapal Global Sumud Flotilla 2.0 kini kembali memicu desakan dari berbagai pihak internasional agar misi kemanusiaan tidak diperlakukan sebagai ancaman keamanan.


Topik

Internasional Bambang Noroyono Thoudy Badai jurnalis Israel Palestina gaza aksi kemanusiaan WNI Tentara Israel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Internasional

Artikel terkait di Internasional