Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Awasi Ketat Parkir Pusat Perbelanjaan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

03 - Mar - 2026, 17:18

Placeholder
Petugas Dishub di salah satu tempat parkir.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai memetakan potensi kepadatan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Sejumlah koridor utama seperti Jalan Semeru, Jalan Tenes, Jalan Ijen hingga Jalan Kawi masuk dalam daftar perhatian karena kerap mengalami lonjakan kendaraan saat momen belanja Lebaran.

Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dishub Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan berbanding lurus dengan naiknya kebutuhan ruang parkir. Kondisi inilah yang berpotensi memicu kemacetan, terutama jika parkir meluber hingga ke tepi jalan umum.

Baca Juga : Mudik Gratis Pertamina 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Cek Rute, Syarat, dan Jadwal Lengkapnya

“Menjelang Lebaran ini pusat-pusat perbelanjaan pasti ramai. Karena kebutuhan masyarakat meningkat, maka potensi kepadatan juga ikut naik,” ujar Rahmat, Selasa (3/3/2026).

Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah area Ramayana dan koridor pusat belanja di sekitarnya. Pada momen tertentu seperti Lebaran, ruang parkir yang idealnya hanya dua saf kerap bertambah menjadi tiga saf. Dampaknya, badan jalan terpakai dan arus lalu lintas pun tersendat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dishub menyiapkan pemasangan water barrier guna membatasi area parkir agar tidak melebihi kapasitas. Pembatas ini juga difungsikan untuk menata akses keluar-masuk kendaraan agar tidak seluruh sisi jalan digunakan sebagai pintu parkir.

“Nanti tahap akhirnya akan kita pasang water barrier supaya kendaraan tidak berhenti di bahu jalan. Lalu agar tidak semua sisi bisa menjadi keluar masuk parkir,” jelasnya.

Selain pembatasan di tepi jalan, Dishub juga akan mengoptimalkan kantong parkir yang tersedia, termasuk memaksimalkan penggunaan parkir basement di sejumlah pusat aktivitas. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi penumpukan kendaraan di permukaan jalan.

“Kami siapkan juga pembukaan parkir basement supaya kendaraan tidak menumpuk di luar,” tambah Rahmat.

Sementara itu, untuk kawasan Alun-Alun Merdeka, kondisi satuan ruang parkir (SRP) dinilai masih relatif terkendali. Meski demikian, pengawasan tetap diperketat karena pergerakan kendaraan biasanya melonjak signifikan mendekati hari raya.

“Untuk alun-alun sejauh ini masih aman. Tapi tetap kami pantau karena biasanya mendekati Lebaran pergerakan meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga : Dorong Guru Manfaatkan AI untuk Media Animasi, Pemkot Kediri Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran PAUD

Evaluasi di lapangan menunjukkan bahwa kemacetan di Jalan Semeru kerap dipicu kendaraan yang berputar-putar mencari parkir. Situasi ini menjadi perhatian khusus agar tidak menimbulkan antrean panjang di badan jalan.

“Macet di Semeru itu biasanya karena orang muter-muter cari parkir. Ini yang kami arahkan supaya tidak berlebihan dan tidak menumpuk di badan jalan,” ungkapnya.

Rahmat pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak mengatur waktu dan rute perjalanan, khususnya pada jam-jam sibuk. Warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak disarankan menghindari jalur rawan padat.

“Kalau memang tidak ada kepentingan, sebaiknya hindari Jalan Semeru, Ijen sampai Kawi pada jam-jam ramai,” pesannya.

Ia menegaskan, secara umum kondisi lalu lintas Kota Malang saat ini masih relatif lancar. Namun Dishub memastikan akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran parkir yang mengganggu arus kendaraan.

“Sekarang masih lancar. Tapi kalau nanti ada yang bandel dan mengganggu, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” pungkas Rahmat.


Topik

Pemerintahan Parkir Kota Malang Dishub Pemkot Malang pusat perbelanjaan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy