MALANGTIMES - Tahukah Anda kalau konsep Empat Sehat Lima Sempurna kini sudah tidak berlaku?
Konsep Empat Sehat Lima Sempurna adalah konsep yang dipopulerkan Bapak Gizi Indonesia, Prof Poerwo Soedarmo sekitar tahun 1952.
Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat
Pada konsep Empat Sehat Lima Sempurna, ditekankan konsumsi nasi, lauk pauk, sayur, buah. Yang terakhir adalah konsumsi susu sebagai bahan pangan yang menyempurnakan.
Nah, konsep makan Empat Sehat Lima Sempurna tersebut sudah tidak berlaku lagi.
Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengampanyekan Isi Piringku.
Konsep inilah yang kini disosialisasikan juga oleh pemerintah pusat.
"Ini sudah dimulai dari tahun kemarin. Bahwa saat ini pola makan tidak lagi yang seperti dulu empat sehat lima sempurna kemudian seimbang gitu ya. Sekarang ini yang penting adalah bahwa kita lebih banyak makan sayur dan buah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM. sambil menunjukkan kipas Isi Piringku yang bergambar piring berisi makanan.
Dalam konsep Isi Piringku, konsumsi sayur dan buah ialah sebesar 1/2 piring. Sedangkan sisanya baru untuk nasi dan lauk pauk. Lebih jelasnya, 2/3 piring untuk makanan pokok dan 1/3nya untuk lauk pauk.

"Di sini ada untuk bahan makanan yang pokok, kemudian ini adalah lauk pauknya, dan di sini buah-buahan. Jadi yang lebih banyak buah dan sayur untuk supaya kita bisa menjadi lebih sehat," papar Asih menjelaskan konsep Isi Piringku.
Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular
Konsep ini tentunya lebih jelas untuk masyarakat saat ini. Sebab dalam konsep sebelumnya (Empat Sehat Lima Sempurna) tidak pernah disertakan informasi jumlah yang harus dikonsumsi dalam sehari.
Nah, selain mengkampanyekan Isi Piringku, Dinkes juga gencar menyosialisasikan Germas (Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat).
"Gerakan masyarakat untuk hidup sehat yang saat ini indikatornya ada 3, yaitu olahraga setiap hari minimal tiga puluh menit, kemudian makan sayur dan buah, kemudian yang ketiga adalah periksakan diri secara berkala," jelas Asih.
