Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Festival Mbois 3 Dipastikan Terpusat di Kawasan Heritage Kota Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Heryanto

09 - Nov - 2018, 02:10

Placeholder
Kabid Ilmatetta Disperin, Fahmi Fauzan (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Festival Mbois 3 tahun ini akan berbeda dengan dua kali penyelenggaraan sebelumnya. Karena nantinya acara terpusat di kawasan heritage.

Antara lain adalah, Sarinah Plaza, Hotel Riche, Dilo Malang, Hotel Pelangi dan terakhir di Alun-alun Malang.

Dua kali penyelenggaraan Festival Mbois banyak bertemakan aplikasi digital. 

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Namun kali ini Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang melalui Bidang Perindustrian Industri Logam, Mesin, Elektronika, Tekstil dan Aneka (Ilmatetta) memanfaatkan momen Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2018 untuk puncak acara di Alun-Alun Kota Malang.

"Yang membedakan Festival Mbois ada pada penekanan tema. Tahun kemarin itu banyak aplikasi digital, kalau sekarang lebih kepada suasana 10 November. Jadi acaranya di kawasan di heritage," ujar Kepala Bidang Ilmatetta Disperin Kota Malang, Fahmi Fauzan kepada MalangTIMES.

Bahkan untuk ikon, Disperin menyiapkan bambu runcing yang juga bisa digunakan untuk pelantang suara handphone. 

Pameran di Hotel Riche dari IKM binaan Disperin (Hendra Saputra)

"Jadi untuk bambu runcingnya ini kami berikan untuk tamu undangan VIP. Di situ ada undangan cetak juga," kata Fahmi.

Acara yang digelar mulai tanggal 3 hingga 10 Desember tersebut akan berujung pada gelaran teater yang mengambil unsur cerita dari tokoh besar Malang, Ki Ageng Gribig.  

"Jadi nanti untuk puncak acara di Alun-alun, akan ada pagelaran teater yang menceritakan Ki Ageng Gribig. Kenapa kami memilih itu, karena beliau adalah tokoh besar yang menjadi sejarah bagi Malang," ungkapnya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Sementara itu untuk kesuksesan acara, Fahmi berharap pengunjung Festival Mbois lebih membludak dari sebelumnya.

 Karena itu bisa meningkatkan rate dari acara yang sudah menjadi langganan bagi Kota Malang ini.

"Kalau bicara target pengunjung jelas kami berharap ada peningkatan. Tapi masing-masing spot pasti punya identitas sendiri dan punya penggemar sendiri. Tapi secara keseluruhan kalau yang sudah itu sekitar 3000 orang, kini saya harap bisa mencapai 5.000 orang," tutupnya. 


Topik

Pemerintahan berita-malang Festival-Mbois-3-Kota-Malang Kawasan-Heriteg-Kota-Malang Konsep-Berbeda-dari-Sebelumnya Pemkot-Malang Ajang-Kreasi-Warga-Kota-Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Heryanto