Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Heboh, Diusir karena Mabuk, Jukir Ngamuk dan Mengaku Pat Kai Pangeran Kegelapan

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

28 - Oct - 2018, 23:55

Placeholder
Oknum jukir yang mengaku sebagai Pat Kai Pangeran Kegelapan. (ist)

MALANGTIMES - Dunia media sosial Facebook kembali heboh.  Sebuah akun bernama Muhammad Fitrah Febriansyah mem-posting sebuah video seseorang yang membuat pengakuan menggelikan. Ia mengaku sebagai Pat Kai Pangeran Kegelapan.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Ditelisik lebih lanjut, dalam video berdurasi tiga menit 22 detik tersebut, diketahui jika orang tersebut merupakan salah satu jukir (juru parkir) yang ikut menjaga kawasan ATM BRI di belakang Kampus Universitas Islam Negeri Maulana Malaik Ibrahim (UIN Maliki) Malang.

Dalam video, salah seorang perekam yang diduga merupakan pemilik salah satu ruko di tempat tersebut tampak merasa resah dan terganggu dengan adanya si Pat Kai Pangeran Kegelapan. Gara-garanya, dia menjaga parkir sembari mabuk dan berteriak-teriak.

Sang pemilik ruko sempat bertanya kepada jukir tersebut apakah dirinya sedang mabuk atau tidak. Namun pertanyaan tersebut justru mendapat respons keras dari jukir itu. "Yo karepku to mabuk, aku mbendino mabuk, kate opo kon (terserah saya mabuk atau nggak. Saya tiap hari mabuk. Mau apa kamu)," jawab Pat Kai dalam video itu.

Pemilik ruko sendiri tetap mengatakan kepada oknum tersebut, jika ia mabuk agar tidak berteriak-teriak membuat kekacauan dan segera pergi dari di tempatnya. Namun lagi-lagi peringatan tersebut juga direspons Pat Kai secara keras. 

"La kon sopo ngusir aku pulang (Kamu itu siapa ngusir saya pulang). Tak guyu kon (saya tertawakan kamu). Tak entekno kon, fotoen jenenge Pat Kai iki (saya habisi kamu. Ayo foto, ini namanya Pat Kai)," ujar jukir berjaket hitam dan bercelana panjang itu.

Mendapat respons tak menyenangkan dari jukir tersebut, pemilik ruko tampaknya juga mulai geram. Sampai-sampai ia nyaris terpancing emosi dan mengatakan akan menyiram jukir tersebut jika ia tak mau segera pergi. "Mau tak siram kamu?" ujar perekam video tersebut.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Bukannya pergi. Mendapat perkataan akan disiram, jukir tersebut semakin muntab dan akan memukul sang perekam video. Pat Kai lagi-lagi mengatakan kepada sang perekam video, "Kamu itu siapa? Kapolsek Lowokwaru duduk kok (bukan kapolsek Lowokwaru)," ucap Pat Kai.

Pat Kai selanjutnya juga sempat berbincang kepada istri sang perekam. Dia mengatakan agar memberi tahu suaminya. Istri sang perekam pun terpancing untuk merespons perkataan jukir itu. "La sampean iku lapo nek kene (Anda itu lagi apa di sini). Perjanjian karo Jayus lek mabuk kan gak oleh rene (perjanjian sama Jayus kan kalau mabuk tak boleh ke sini)," ucap seorang berjilbab.

Kemudian sang perekam meminta salah seorang warga di sekitar tempat tersebut untuk memanggil orang yang bernama Jayus. Namun belum diketahui siapa orang yang bernama Jayus tersebut.

Ditelisik lebih dalam, terkait nama Pat Kai sendiri merupakan sebuah tokoh dalam cerita legenda film Kera Sakti. Dia merupakan sosok berbentuk manusia babi yang merupakan murid kedua dari seorang Biksu Tong yang akan mengambil kitab suci ke barat (India).

Sampai saat ini, video yang telah diposting enam jam lalu tersebut sudah dibanjiri komentar pro dan kontra sebanyak 2.200 komentar. Mereka yang menyukai video tersebut juga cukup banyak, sekitar 1.300 like. Video tersebut juga sudah dibagikan sebanyak 197 kali. (*)


Topik

Peristiwa malang berita-malang Jukir-Ngamuk-di-belakang-UIN-Malang jukir-mabuk viral UIN-MALANG



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya