Jayus Hariono saat dijumpai di Kandang Singa (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Jayus Hariono saat dijumpai di Kandang Singa (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gelandang muda Arema FC, Jayus Hariono mendapat tugas khusus dari pelatih untuk mematikan pergerakan dari pemain Bali United, Nick Van Der Velden dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2018 pekan ke 26 nanti sore. 

Pertandingan antara Arema FC melawan Bali United nanti sore tampaknya akan berlangsung dengan ketat walaupun tanpa ada penonton di tribun Stadion Kanjuruhan. 

Baca Juga : Jebolan Persema Punya Target Jalani Musim Kedua di Liga 1 Bersama Arema FC

Ketatnya persaingan sangat terasa di lini tengah, dimana para kreator serangan akan beradu skill, otak maupun tenaga. 

Di kubu tuan rumah, Arema FC dikenal mempunyai materi gelandang muda yang cukup energik saat menghadapi lawan. Sementara itu di kubu Bali United sendiri memiliki gelandang berpengalaman yang sangat cerdas dalam menyusun serangan. 

Seperti Nick Van Der Velden yang mempunyai skill di atas rata-rata pemain Indonesia. Ia sangat pintar dalam memainkan tempo permainan dan memiliki umpan terukur yang mengagetkan. 

Dari dua karakter gelandang masing-masing tim tersebut, sudah bisa dibayangkan bagaimana persaingan lini tengah nanti sore. 

Ketika dijumpai MalangTIMES, Jayus Hariono mengaku memang mendapat tugas khusus dalam mengawal pergerakan Nick Van Der Velden. 

Baca Juga : Lama Tak Terlihat, Striker Lama Arema FC Akan Bergabung

"Memang Nick adalah pemain berbahaya, saya sedikit mendapat tugas untuk mengawalnya," ucap Jayus kepada MalangTIMES. 

Disinggung bagaimana kekuatan lini tengah dari Bali United, Jayus mengaku semua tim sama, sangat berbahaya jika diberi ruang untuk bergerak. Nanti sore, ia mencoba akan menutup setiap ruang yang diciptakan Irfan Bachdim dkk. 

"Semua pemain Bali berbahaya, kami harus waspadai tanpa terkecuali. Tapi saya percaya dan sangat yakin pada tim saya bahwa kami akan raih tiga poin sore ini," tegasnya.