JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi resmi membuka kegiatan Pasar Tanjung Tempoe Doeloe di wilayah RW 09 Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pasar Tanjung Tempoe Doeloe. Menurut Sanusi, kegiatan semacam ini sama halnya dengan melestarikan sejarah masa lalu untuk dikenang dan terus dikembangkan.
"Ini bentuk apresiasi masyarakat untuk mengenang kejayaan masa lalu yang dikolaborasikan dengan masa kini sehingga antara peninggalan masa lalu dengan keadaan sekarang ini dapat dikolaborasikan," ungkap Sanusi kepada JatimTIMES.com, Jumat (9/8/2024).
Pria asli Gondanglegi ini mengatakan, dengan kolaborasi yang terjalin antara barang atau budaya peninggalan masa lalu dengan masa kini, akan menumbuhkan rasa syukur masyarakat.
"Masyarakat semakin bersyukur bahwa perkembangan zaman, kemajuan daerah semakin memudahkan masyarakat dalam menjalani kehidupan ini. Maka jangan lupakan sejarah dan selalu uri-uri budaya atau lestarikan budaya," kata Sanusi.
Pada saat pembukaan Pasar Tanjung Tempoe Doeloe, Sanusi juga berkesempatan menyaksikan penampilan tarian tradisional dan menerima keris pusaka sebagai tanda hormat masyarakat Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kepada dirinya.
Sanusi yang hadir didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Muhammad Nur Fuad Fauzi beserta jajaran Forkopimcam Singosari dan perangkat Desa Banjararum berkesempatan meninjau lapak-lapak masyarakat yang memamerkan barang kuno hingga produk Usaha Mikro Kecil Menengah.
Di awal memasuki Pasar Tanjung Tempoe Doeloe, Sanusi menyempatkan untuk melihat koleksi keris dan batu akik. Selain itu, Sanusi juga menyempatkan berhenti untuk melihat koleksi beberapa sepeda onthel yang memiliki kesan heritage.
Selanjutnya, Sanusi meninjau lapak-lapak milik masyarakat yang berjualan aneka jajanan lawas. Seperti jemblem, kue cucur, kue perut ayam, cenil, sawut, ketan, tahu petis hingga jamu tradisional buatan masyarakat Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini juga membeli produk-produk jajanan lawas milik masyarakat. Selain itu, sesuai arahan Sanusi, Kepala Disperindag Kabupaten Malang Muhammad Nur Fuad Fauzi juga turut memborong barang dagangan masyarakat.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, dari segi ekonomi, masyarakat semakin bergairah berkreasi dan berbuat untuk bersama-sama memajukan daerahnya," tandas Sanusi.
