MALANGTIMES - Ustadz Abdul Somad (UAS) melalui aisten pribadinya, Hidayat menyampaikan klarifikasi dan permohonan maafnya terkait pembatalan safari yang rencananya akan dilakukan di Malang pada Minggu (2/9/2018) dan Senin (3/9/2018) besok.
Baca Juga : Selamat !! Satu Pasien Positif Corona di Lumajang Dinyatakan Sembuh
Melalui pesan singkatnya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan jika pembatalan tersebut dilakukan lantaran terjadi beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan teror terhadap Abdul Somad yang terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Keadaan tersebut akhirnya membuat ustadz kondang tersebut merasa tertekan.
Berikut isi pesan Ustadz Abdul Somad yang dikirimkan oleh asisten pribadinya kepada panitia kajian di Malang
"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, teror terhadap saya di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur membuat saya tertekan.
Mohon maaf tidak dapat hadir.
Beberapa janji di Jawa Tengah dan Jawa Timur saya batalkan.
Semoga Allah memberi yang terbaik, amin.
Wassalam
Ust. Somad."
"Itu adalah pesan yang dikirim asisten beliau (Ustadz Abdul Somad; red)," terang Ketua Panitia Kajian Yayasan Sosial dan Dakwah Muamalah Malang, Nabil pada MalangTIMES, Minggu (2/9/2018).
Baca Juga : 10 Daerah Resmi Dapat Persetujuan Terapkan PSBB
Sementara itu, Koordinator Umum Gerakan Aswaja Malang Raya (GAMAL), Habib Asadullah bin Alwy Alaydrus ketika dihubungi MalangTIMES menyampaikan, tidak ada penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad di Kota Malang.
"Tidak ada sama sekali (tekanan dan penolakan; red). Bahkan tim keamanan gabungan dari laskar Gamal, Banser, Kokam, FPI, dan PP sudah koordinasi dengan baik untuk mengamankan acara bersama," jelasnya.
Namun meski telah mendapat konfirmasi langsung dari pihak UAS, ia menyampaikan jika belum mengetahui dengan pasti alasan pembatalan tersebut. "Wallahualam. Ana (saya) tidak tahu alasan sebenarnya," imbuhnya.
Melalui pesan singkat yang ia sebar ke media sosial dan WhatsApp, ia juga menyampaikan jika menjelang kedatangan UAS ke Malang, memang terjadi beberapa upaya penolakan UAS di tempat lain.
Penolakan disertai berbagai tuduhan yang tidak menemukan kebenarannya. Sehingga kemungkinan besar membuat UAS dan timnya jengah dan memutuskan semua agendanya di Jawa Tengah dan Jawa Timur batal.
"Termasuk juga acara dengan Gamal, hari ini di Masjid Agung Jami Malang yang tadinya akan kami selenggarakan dengan tema Ukhuwah Islamiyah di Atas Segalanya," jelasnya.
Pasca mendapat kabar pembatalan tersebut, tim panitia menurutnya langdung bergerak cepat dengan membuat pengumuman di media sosial dan pesan beruntun di WhatsApp. Pesan tersebut juga menjadi permohonan maaf atas pembatalan yang dilakukan.
