JATIMTIMES - Pasca keberhasilan jajaran Satreskoba Polres Jember dalam mengungkap budidaya tanaman ganja di rumah Marcuet, warga Desa Karangbayat Sumberbaru Jember beberapa waktu lalu, langsung disikapi Bupati Jember H. Hendy Siswanto kepada jajaran di bawahnya.
Melalui kelurahan dan kepala desa, Bupati Hendy mengimbau kepada warganya, terutama kepada ketua RT dan RW untuk mewaspadai tanaman yang ada di sekitarnya.
Baca Juga : Pernyataan Megawati Soal Kecurangan Pemilu Terjadi Lagi Jadi Sorotan
Hal ini disampaikan Lurah Tegal Besar Thomas Heru Indra Kurniawan di sela-sela rapat mediasi antara warga RT. 01 RW. 22 dengan pihak PT. East West Seed Indonesia di balai Kelurahan pada Senin (13/11/2023).
"Seiring dengan adanya budidaya tanaman ganja di Karangbayat Sumberbaru yang berhasil diungkap Polres Jember, menjadi keprihatinan dan perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Oleh karenanya bupati mengintruksikan kepada seluruh RT dan RW, agar memberikan pemahaman kepada warganya, terkait tanaman ganja," ujar Thomas Heru.
Terlebih tanaman ganja tersebut diperjual belikan dengan menggunakan media polibag maupun pot bunga, oleh karenanya, pihaknya mengimbau kepada warganya agar mewaspadai hal tersebut, untuk menyelematkan generasi bangsa.
"Jangan sampai disekitar kita ada tetangga atau siapapun menanam ganja, jika ada yang menemukan ada tanaman ganja, agar segera melapor ke pihak berwajib, semua ini demi untuk menyelamatkan anak anak kita sebagai generasi penerus," ujarnya.
Sementara di kesempatan lain, Bupati Jember Hendy Siswanto, tidak dapat menyembunyikan kegundahannya tatkala melihat warganya membudidayakan tanaman ganja di halaman rumahnya.
Baca Juga : Ataka, Juara Olimpiade Diagram Dinas Pendidikan Banyuwangi
Sebagai orang yang lahir dan tumbuh di Jember, Hendy mengaku kaget setengah mati melihat daun ganja tumbuh subur di kota ini.
Oleh sebab itu, dia bersama segenap jajarannya berjanji bakal memprioritaskan pencegahan terhadap merebaknya narkoba dari berbagai jenis, melalui pengambilan kebijakan maupun sosialisasi kepada masyarakat secara intens.
“Kami sudah sosialisasi. Setiap hari kelilingi Jember. Subuh salat berjemaah di masjid. Kami selalu sampaikan tentang bahaya narkoba ini,” pungkasnya.
