Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

STIE Malangkucecwara Jadi Tuan Rumah Workshop 4 Anti

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

05 - Sep - 2023, 13:54

Placeholder
Workshop Implementasi Kebijakan Anti Intoleransi, Anti Kekerasan,Anti Perundungan dan Anti Korupsi bagi Perguruan Tinggi dilingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur angkatan I, Selasa, (5/9/2023) (Anggara Sudiongko/Malang Times)

JATIMTIMES - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Workshop Implementasi Kebijakan Anti Intoleransi, Anti Kekerasan, Anti Perundungan dan Anti Korupsi bagi Perguruan Tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur angkatan I, Selasa, (5/9/2023). 50 perguruan tinggi di Jawa Timur hadir mengikuti workshop yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah VII ini.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE MM, menjelaskan, implementasi terkait 4 hal yang menjadi fokus dalam workshop ini telah  terimplementasi dibanyak perguruan tinggi. 

1

"Kebijakan Anti Intoleransi, Anti Kekerasan Seksual, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi bagi perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah VII angkatan I tahun 2023 pada hari ini, yang dihadiri oleh 50 perwakilan perguruan tinggi yang terdiri dari 84 persen perguruan tinggi akademik dan 16 persen perguruan tinggi vokasi (24 Universitas, 3 Institut, 15 sekolah tinggi, 7 akademik dan 1 Politeknik), dan kami harapkan kedepannya perguruan tinggi vokasi nantinya dapat lebih berpartisipasi," katanya.

Baca Juga : Polres Jember Kirim 21 Tahanan Pesilat ke Polda Jatim

Dari data per Desember 2022, telah banyak implementasi terkait 4 hal tersebut sesuai dengan Permendikbud Ristek nomor 30 tahun 2021.  Dari 325 perguruan tinggi swasta, ada 64,3 persen 210 perguruan tinggi yang menerapkan anti korupsi. 

Kemudian, ada 201 perguruan tinggi atau 62 persen yang telah benar-benar menerapkan anti intoleransi. Implementasi anti perundungan telah benar-benar diterapkan pada 204 Perguruan Tinggi atau sekitar 62,9 persen. Dan untuk perguruan tinggi yang menegakkan anti kekerasan seksual ada 202 perguruan tinggi atau 62,3 persen.

2

"Kami bersyukur sekali, sudah banyak perguruan tinggi yang menerapkan. Ini luar biasa," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, LLDIKTI berharap para pengelola perguruan tinggi berpartisipasi aktif dalam kelola kampus yang sehat, aman, dan nvamanate kembangnya integritas yang ideal di lingkungan pendidikan serta mewujudkan pendidikan karakter dan budaya anti korupsi sebagai langkah tumbuh pencegahan yang penting dalam membangun generasi berintegritas yang anti korupsi.

Implementasi kebijakan ini juga diharapkan menjadi wahana penanaman 5 program gerakan nasional lusi mental yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib dan Indonesia bersatu. Dengan kata lain, perguruan tinggi memberikan bekal awal agar mahasiswa kelak akan menjadi menjadi alumni perguruan tinggi yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan daya saing.

"Harapan kami ke depan mereka semua betul-betul mampu melaporkan penetapan pada Learning Management System' Modul Pembelajaran Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) LMS PPKS. Ini yang penting," paparnya.

Baca Juga : Sering Sebabkan Kecelakaan, 3 Pemuda Singgahan Tambal Jalan Daerah Tuban

Dengan begitu, tentu dalam penjaminan keamanan dan kenyamanan kampus akan lebih baik dan semakin terjamin. Kampus akan semakin menjadi tempat yang nyaman bagi para mahasiswa untuk belajar.

3

Ketua STIE ABM Malangkucecwara, Drs Bunyamin MM PhD, mengatakan, dalam upaya penegakan 4 anti sesuai dengan materi workshop, tak cukup sampai disini. Harus ada aksi nyata untuk menerapkan dan menularkan kepada semua civitas. 

STIE Malangkucecwara sendiri, telah benar-benar menerapkan 4 anti yang menjadi bahasan dalam workshop. Berbagai sarana maupun sumberdayanya yang mendukung implementasi 4 anti tersebut telah disiapkan. Penyajian informasi diberikan kepada para mahasiswa maupun civitas STIE Malangkucecwara dengan studio podcast. 

Sebab, hal tersebut dinilai merupakan hal yang sangat efektif. Terlebih, generasi Z dan mileneal sangat akrab dan lebih gampang menerima penyampaian informasi melalui podcast ini. 

"Apa yang sudah dilakukan LLDIKTI Wilayah VII dan kampus di Jawa Timur ini, diharapkan menjadi Pioneer bagi wilayah kampus-kampus lainnya. Perlu komitmen yang kuat untuk mengekspresikan itu," pungkasnya.


Topik

Pendidikan stie malangkucecwara workshop 4 anti lldikti jatim ketua stie malangkucecwara kampus di malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana