Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Sempat Berhenti Beroperasi, Bus Bagong dalam Tahap Transisi Pengembangan

Penulis : Beatriks Uta - Editor : Dede Nana

11 - Feb - 2023, 01:00

Placeholder
Foto Bus Bagong yang berhenti beroperasi di Terminal Landungsari Kabupaten Malang, Jumat (10/02/2023). (Foto: Atris)

JATIMTIMES – Sempat berhenti beroperasi sejak 2020 dikarenakan pandemi Covid-19, bus Bagong di terminal Landungsari kini dalam tahap pengembangan. Hal ini disampaikan Admin Bus Bagong Landungsari Ifan Hermawan Hermawan. Dirinya mengatakan, pasca pandemi ini masih dalam tahap pengembangan terhadap bus Bagong dan Puspa Indah yang sempat tidak beroperasi di kawasan Landungsari.

"Bus Bagong yang di sini (Landungsari) kalau dari armada sendiri itu 32 yang ke Kediri dan ke Jombang 24. Jombang sekarang operasinya hampir 6 bus, terus Kediri pun cuma 10 saja. Istilahnya kita masih pengembangan lagi dari dampak pandemi,” kata Ifan, Jumat (10/2/2023).

Baca Juga : BUMN PT Pegadaian Buka Loker, Manajemen Ingatkan Masyarakat tak Tertipu dengan Pungli

Adapun, saat pandemi semua bus Bagong di berbagai tempat memang tidak beroperasi. Akan tetapi, saat ini sudah mulai melakukan transisi pengembangan kembali.

"Mei 2020 itu seluruh armada tidak operasi penuh satu bulan. Mei transisi ke Juli dan baru diperbolehkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Penumpangnya pun tidak langsung penuh tetapi dibatasi,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, sebelum pandemi Covid-19 terdapat 40-50 armada yang beroperasi. Kemudian, waktu pandemi tersisa 6-15 saja yang digunakan.

“Waktu itu kita membeli trayek Bus Puspa Indah sebagai bus kompetitor. Terus sekarang sudah ful Bagong. Jadi, kalau sebelum pandemi itu kita bisa 40-50 armada yang jalan. Tetapi, pas covid-19 cuma 6-10, terus meningkat lagi dan sekarang hampir 15 kendaraan yang jalan,” terangnya.

Diketahui sejumlah bus di terminal tersebut memiliki garasi khusus di Kepanjen. Akan tetapi, karena masa aktifnya sebelum korona sehingga tetap diparkir di terminal Bus Ladungsari.

Baca Juga : 6 Pelaku Pembacokan di Titik Nol Kilometer Jogja, ini Tampangnya

“Bus-busnya sebenarnya kan ada garasi khusus, ini cuma terminal stafnya. Karena posisinya bus yang ini aktif sebelum korona, jadi memang untuk di sini, jalan di sini dan trayek di sini juga. Kalau yang kendaraan yang sebelumnya itu banyak yang ke garasi pusat di Kepanjen,” lanjutnya.

Ifan menerangkan, setelah kedua bus ini berhenti beroperasi untuk sebagian, sopir-sopirnya tetap dipekerjakan. Akan tetapi, menggunakan sistem shift-shiftan atau rolling.

“Sopir tidak kita berhentikan jadi rotasi jadwal, dirolling atau shift-shiftan. Dulu sistemnya diberikan satu per satu sesuai jam yang kita tentukan. Kalau ke depannya kita ada pengembangan kita transisi lagi dari yang separuh,” terangnya.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Beatriks Uta

Editor

Dede Nana