Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Video Kakek Tua Penjual Pete Asal Malang Ini Bikin Mewek

Penulis : Imam Syafii - Editor : Lazuardi Firdaus

25 - Mar - 2018, 20:39

Placeholder
Kisah mengharukan kakek penjual pete dan kacang panjang asal Malang yang sangat pekerja keras demi sesuap nasi, meski penglihatannya sangat terbatas. (foto : @Mourista Safira)

MALANGTIMES -  Netizen dibuat mewek dengan postingan video oleh @Mourista Safira pada Sabtu (24/3/2018) malam. Dalam postingan video berdurasi 52 detik itu, dirinya merasa sedih melihat kondisi kakek yang sudah tua dengan penglihatan mata terbatas dan masih bekerja keras menjual pete demi sesuap nasi.

Akhirnya @Mourista Safira memberanikan diri berbincang-bincang kepada kakek yang berasal dari Dusun Lo' andeng, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.  

Baca Juga : Efek Jera, Ortu 207 Remaja Balap Liar Dipanggil Polisi, Guru Juga Ditembusi

Awalnya @Mourista Safira mau pulang ke rumahnya usai renang di wisata Lembah Dieng. Lalu dirinya keluar area wisata melihat kakek duduk di pinggir jalan tanpa alas atau tikar dengan menjajakan barang dagangannya. Ketika dirinya mendekati kakek itu ternyata, kondisi mata kakek sebelah sudah menutup tidak normal untuk melihat sesuatu.

Sehingga kakek hanya melihat menggunakan mata kirinya saja, itupun kalau melihat dan berbicara sama seseorang harus melihat keatas.

Sembari berdagang kakek menggunakan alat bantu tongkat untuk menyangga jualannya di sebelah kiri menuju arah ke jembatan kuning keluar Dieng.

Ketika ditanya kakek tersebut berasal dari Dau berjualan di wisata Lembah Dieng Kota Malang. "Berangkat mulai pagi subuh mbak, kalau pulangnya sampai dagangan habis terkadang sampai sore," kata kakek saat ditanya @Mourista Safira.

Ditanya terkait keluarganya, kakek tersebut mengatakan istrinya sedang sakit di rumah dan anaknya pergi entah kemana. 

"Ya Allah jadi anak kuk ya nyakitin banget sama orangtua, semoga aku tidak seperti itu. Semoga saya masih bisa memberi, merawat dan membahagiakan kedua ortu sampai tua," tulis @Mourista Safira dalam postingannya itu.

Kemudian dirinya mengatakan kepada kakek tentang harga dagangannya. Menurut kakek harga pete Rp 30 ribu perikatnya dan kacang panjang Rp 20 ribu perikatnya.

"Sempat kakek memberiku potongan Rp 5 ribu untuk harga petenya, tapi aku menolaknya, karena aku tahu nanti beliau untungnya hanya sedikit," terangnya.

Baca Juga : Viral, Longsor Sukanagara Cianjur Nyaris Telan Korban Seorang Pengendara Motor

Akhirnya @Mourista Safira memberikan sedikit lebih uang untuk kakek tersebut. "Mbah ini ya ada uang Rp 30 ribu buat bayar petenya. Tidak usah di potong harganya, dan ini ada uang lagi buat mbah simpen sendiri ya, disimpen mbah biar gak hilang," kataku pada mbah ini sambil mau mewek.

Lalu dirinya menuliskan dalam captionnya itu tentang rasa berayukur kepada Allah atas apa yang sudah dimilikinya. Sampai saat ini meskipun terkadang dirinya sering mengeluh kekurangan, tetapi ternyata di bawahnya masih ada lagi yang jauh lebih membutuhkan uangnya. 

"Semoga barakallah mbah dilancarkan rezeki, kesehatan juga istri mbah dan semoga pintu hati anaknya segera terketuk untuk melihat mbah. Aamiin YaRabb.  Makasih ya mbah buat doanya buat saya. Buat yang sering lewat situ tolong mampir sejenak ke beliau ajak bicara dan mohon dibeli ya dagangannya. Harganya tidak seberapa kalau dengan kewajiban kita yang sedekah tiap bulannya," tulisnya.

Semoga mbah setelah video ini kesebar mbah banyak rezeki. Bantu share, bantu beli sapa tahu ketemu beliau dan mbah-mbah lain yang giat berjuang bekerja dalam keadaan yang seperti itu. 

Dalam postingannya itu ada sekitar 2200 komentar dan 3800 kali dibagikan ke media sosial lainnya. Beberpa netizen berkomentar "Allahu Akbar, aku teringat dari sebuah cerita ustad, siapa mau bersama Nabiullah Muhammad Saw. Maka peliharalah lansia dan anak yatim, itu derajat yg tinggi buat kita bro," tulis @Abrar Abdullah. 

Lalu, @Sitiaisah Selamat menuliskan "Aaminnm Ya Robbal Alamin,,,terimakasih,,buat yang bagi video ini,,,pengalaman berharga buat kita semua,,,jangan sampai,,kita melantarkan kedua orang tua kita," tulisnya.


Topik

Peristiwa kakek-penjual-pete berita-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imam Syafii

Editor

Lazuardi Firdaus