Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Awas! Anjing Tanah dan Menggeliatnya Kuliner di Kabupaten Malang

Penulis : Nana - Editor : Lazuardi Firdaus

16 - Feb - 2018, 19:29

Placeholder
Tahun anjing tanah dan menjamurnya bisnis kuliner ternyata diprediksi menimbulkan berbagai penyakit menurut analis Fengshui (Istimewa)

MALANGTIMES - Tahun baru Imlek 2569 telah datang. Dipengaruhi tahun anjing berunsur tanah,  beberapa pencapaian hidup serta ancaman yang diprediksi akan mengiringi sepanjang tahun ini, patut untuk diwaspadai. 

Terutama mengenai masalah penyakit yang disebabkan dengan menjamurnya bisnis kuliner di berbagai kota. Tak terkecuali Kabupaten Malang yang secara statistik setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah restoran dan rumah makan. 

Baca Juga : Ranking 5 Se-Jatim, Petugas Medis dan Dosen di Kabupaten Malang Ada yang Positif Covid-19

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang mencatat, dari tahun 2011 sampai 2016 terjadi peningkatan sekitar 30-20 persen di bisnis kuliner ini. Di tahun 2011 restoran/rumah makan sebanyak 180. Meningkat setiap tahun dan menjadi 204 unit di tahun 2016.

Peningkatan positif di bidang kuliner di sepanjang tahun anjing tanah ini, ternyata menurut analis Fengshui,  Master Wong di satu sisi akan berdampak pada timbulnya berbagai penyakit. Khususnya penyakit di area perut, yaitu lambung dan limpa. 

Dilansir dari beberapa media nasional, Master Wong mengatakan, di tahun Anjing secara umum keluhan penyakit yang terasa adalah lambung dan limpa. 

"Tahun baru Imlek yang dinaungi unsur anjing tanah patut diwaspadai timbulnya penyakit tersebut," ujarnya. 

Analis Fengshui ini menjelaskan, korelasi tumbuhnya bisnis kuliner makanan dan minuman bila tidak dikontrol oleh konsumen atau masyarakat bisa menimbulkan penyakit lainnya. Yaitu diabetes, kolesterol dan jantung. 

"Ini karena banyak makanan dan minuman berunsur manis dan mengandung minyak. Selain itu yang harus diwaspadai adalah penyakit kista, miom, dan kanker sebagai bentuk komplikasi dari berbagai sumber makanan yang tidak seimbang," imbuh Master Wong yang juga  mewanti-wanti kaum wanita untuk lebih memerhatikan siklus menstruasi yang tidak teratur serta nyeri secara berlebihan.

Baca Juga : Kisah Perjuangan Satu Keluarga di Dau Kabupaten Malang Melawan Covid-19

Prediksi tersebut, tentunya memiliki korelasi cukup kuat. Menjamurnya bisnis makanan dan minuman tentunya juga harus diikuti dengan kesadaran mengkonsumsi berbagai menu yang dihidangkan di berbagai restoran atau rumah makan.

Lahirnya kesadaran kembali ke alam, ataupun mengolah makanan dan minuman dengan bahan-bahan lokal yang ditanam dengan berbagai zat organik, memperlihatkan adanya korelasi erat antara penyakit dengan pola konsumsi. 

Di tahun anjing tanah ini juga, dari beberapa pakar fengshui dinyatakan sebagai tahun untuk kembali ke alam. Penguatan kesadaran menjaga lingkungan hidup menjadi isu utama dunia. Tak ayal,  Pemerintah Kabupaten Malang menjadikan sektor lingkungan hidup sebagai salah satu program kerja utama yang membarengi optimalisasi pariwisata. 

"Tumbuhnya pariwisata telah menggerek sektor kuliner di berbagai wilayah. Tentunya pertumbuhan tersebut kita barengi dengan kesadaran mengenai lingkungan hidupnya. Sehingga menu yang ditawarkan rumah makan dan lainnya adalah menu sehat, " ucap Made Arya Wedhantara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. 

Dalam persoalan tersebut,  beberapa pemilik shio yang harus ekstra hati-hati dalam menjaga makanan dan minuman yang kini begitu mudah didapatkan dengan menjamurnya warung,  rumah makan dan restoran adalah  shio naga, kambing, dan kerbau. "Terutama  yang terlahir dengan unsur logam, yaitu yang berakhiran tahun 0 dan 1, dalam hitungan kalender Imlek," ujar Master Wong. 


Topik

Kesehatan Tahun-anjing-tanah geliat-bisnis-kuliner kabupaten-malang kuliner-malang Badan-Pusat-Statistik BPS-Kabupaten-Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nana

Editor

Lazuardi Firdaus