MALANGTIMES - Lima anak jalanan atau anak punk hari ini diciduk Satpol PP Kota Malang dari beberapa tempat. Saat operasi pengamanan anak punk, petugas juga berhasil mengamankan 10 botol minuman keras (miras) yang disamarkan seperti air minum di botol kemasan air mineral.
Petugas juga menemukan base camp anak-anak punk di bawah Jembatan Suhat sebagai tempat mereka tidur dan juga tempat mabuk. Di bawah jembatan tersebut, terdapat tikar-tikar dan kasur yang dijadikan alas tidur oleh para anak punk.
Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf
Kabid Trantib Satpol PP Kota Malang Dul Rajak mengungkapkan, pihaknya kemarin malam (14/2/2018) telah melakukan razia di kawasan Jembatan Suhat. Namun di sana petugas tidak berhasil mengamankan anak punk karena mereka kabur.
"Petugas hanya menemukan barang bukti 10 botol miras yang disembunyikan di bawah jembatan. Ini upaya kami dalam membantu Dinsos untuk melakukan pentertiban," jelasnya saat ditemui di Kantor Satpol PP (15/2/2018).
Satpol PP hari ini kembali melakukan operasi di seputaran Blimbing, kawasan Suhat, serta Jalan Bandung. Untuk razia di Jalan Bandung, petugas memang menemukan anak punk. Tetapi mereka berhasil kabur ketika mengetahui kedatangan satpol PP.
"Mereka yang tertangkap dari luar kota semua. Ada yang dari Pasuruan, Ponorogo, dan juga dari Batu," beber Dul Rajak.
Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19
Setelah ini, nantinya mereka akan segera diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang untuk mendapatkan pembinaan. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing. (*)
