NGAWITIMES - Guna mengetahui kualitas air di aliran Bengawan Solo, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi akan mendapatkan anggaran dana pembangunan fisik alat Onlimo atau Online Monitoring kualitas air dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Rencananya pembangunan fisik dan pengadaan peralatan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2022 nanti dengan nilai anggaran mencapai 1,3 milyar rupiah. Sedangkan biaya operasional nantinya dibebankan pada APBD.
Baca Juga : Penghargaan Adiwiyata 2021: DLH Kota Malang Akan Terus Galakkan Lingkungan Hijau
Lokasi rencana pembangunan peralatan canggih itu berada di hulu aliran Bengawan Solo wilayah Ngawi atau tepatnya di Dusun Ngelo Desa Jatimulyo Kecamatan Mantingan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Ngawi, Hari Purnomo mengatakan, pembangunan alat pemantauan kualitas air secara otomatis, continue dan online bertujuan mengetahui kondisi mutu air yang berada di aliran Bengawan Solo secara real time.
"Keberadaan Onlimo nantinya bisa pantau kualitas air secara otomatis, continue dan online. Bisa diakses masyarakat," jelas Hari Purnomo kepada Jatim Times.
Hari berharap dengan pembangunan alat Onlimo nantinya masyarakat bisa mengetahui kualitas air di aliran Bengawan Solo.
Baca Juga : Optimis Pertahankan Gelar Tertinggi Kota Sehat, DLH Kota Malang Tinjau 3 Taman
"Tiap hari kualitas air bisa dilihat melalui running teks yang dipasang. Bahkan hasilnya diketahui real time secara online," ujarnya.
