Tiga Kuliner Kekinian Asal Thailand Ini Ada di Malang

Dec 09, 2017 09:51
(www.tourtipsin.com)
(www.tourtipsin.com)

MALANGTIMES - Thailand sedang jadi buah bibir di Indonesia. Bukan karena konflik atau soal politik tetapi karena kuliner negeri itu. Sajian makanan dan minuman khas Thailand ternyata sedap dan tak kalah nikmat. 

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Bukan tanpa sebab media online MalangTIMES mengatakan demikian. Kami sudah mencicipi sendiri kuliner Thailand yang ada di Malang itu. Apa saja rekomendasi kuliner Thailand untuk Anda pembaca setia MalangTIMES, simak berikut ini. 


(www.instagram.com/smoothieskitchen)

Kuliner kekinian pertama adalah makanan dengan nama unik yakni mango sticky rice. Ya dari namanya saja, makanan ini merupakan olahan buah mangga. Tetapi bukan rice atau nasi yang dimakan dengan mangga lho. 

Dalam bahasa Thai, mango sticky rice disebut Khao Neeo Mamuang. Makanan ini merupakan memu pencuci mulut dengan bahan ketan putih, mangga dan santan.

Ketan putih atau Khao Neow dalam Bahasa Thai, bentuknya seperti beras atau nasi dengan rasa lebih manis dan teksturnya lebih lengket jika dibandingkan dengan nasi.

Olahan mango sticky rice di Malang dibuat oleh wanita bernama Sheila Sagita. Ia merupakan pemilik Smoothies Kitchen, usaha kuliner online berbasis di Perum Permata Jingga Malang. Mango sticky rice kreasinya dengan parutan kelapa segar. 

"Mango sticky rice kreasi saya seperti halnya makanan ala Thailand yakni ketan mangga. Dan kita pilih ketan pilihan yang dimasak secara tradisional. Untuk sausnya juga alami dari buah kelapa murni," jelas Sheila, kepada MalangTIMES. 

Di Thailand, mango sticky rice lantas ditaburi dengan kacang kedelai yang diolah hingga renyah. Di Bangkok, mango sticky rice merupakan street food. Di pinggir-pinggir jalan Kota Bangkok banyak pedagang yang menjajakannya. 

Untuk mendapatkan seporsi mango sticky rice buatan Sheila, Anda cukup merogoh kocek mulai Rp 20.000 saja lho. Selain itu, masih ada kuliner asal Thailand  kreasi Smoothies Kitchen milik Sheila yang tidak kalah hits yakni mango smoothies. 


(www.instagram.com/smoothieskitchen)

Untuk membuat mango smoothie, Sheila menerangkan caranya cukup mudah. Yakni buah mangga diblender sampai lembut lantas diberikan whipcream atau krim kocok campuran lemak susu. Sheila menerangkan whipcream ini ia buat sendiri. 

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

"Karena kalau buatan rumahan kan tanpa bahan pengawet. Kalau beli dalam kemasan dan ada expired date (tanggal kadaluwarsa) kan biasanya ada pengawetnya," tutur wanita berusia 30 tahun ini. 

Mango smoothie besutan Sheila juga digabungkan dengan buah alpukat. Untuk kreasi satu ini ia mamatok harga lebih mahal. Bila mango smoothie biasa harga yang ditawarkan Rp 20.000. "Kalau ada mix dengan avocado tambah lima ribu aja," kata dia. 

Masih ada lagi sajian minuman khas Thailand yang juga sudah ada di Malang tepatnya di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jalan Kawi Kota Malang. Apa itu? 


(www.instagram.com/kakothaitea.mogmalang)

Kuliner Thailand yang tidak kalah nikmat adalah sajian Thai tea. Di Malang kuliner ini disajikan salah satunya oleh Yulius Handoko. Ada berbagai varian Thai tea yang ditawarkan di outlet mini miliknya itu. Mulai dari paduan Thai tea dan cokelat hingga green tea. Paling dicari pengunjung, kata Yulius, ialah varian Thai tea dipadu cokelat premium. 

Untuk membuat segelas Thai tea ternyata prosesnya cukup mudah. "Air yang sudah mendidih diberi teh pilihan. Aduk selama 5 menit. Lalu di tambahkan powder pilihan juga supaya air teh tambah nikmat saat diseduh," jelas dia pada MalangTIMES. 

Yulius mengungkapkan Thai tea yang ia jual menggunakan 20 persen produk teh lokal. Sisanya merupakan produk teh impor. Akan tetapi, powder tambahan yang dipakai semua produk Indonesia. 

"80 persen kita impor dan 20 persen dari indonesia supaya ada perpaduan citarasa yg khas dan beda dari yang lain. Namun untuk powder tambahan semua pake produk indonesia," ungkapnya. 

Dibandrol di kisaran harga mulai Rp 18 ribu, Thai tea produk Kako Tea milik Yulius Handoko selain ada di outlet mini mal Jalan Kawi Kota Malang, juga dipasarkan pula secara online melalui media sosial Instagram dengan nama akun @kakothaitea.mogmalang. (*)

Topik
kuliner kekiniankuliner khas thailandKuliner MalangBerita Malangberita kuliner
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru