Sistem pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat serta kebersamaan antar elemen di Kota Malang masih terus bergulir dari waktu ke waktu.
Hal itu terlihat dari keinginan warga RT 01 RW 09 Kelurahan Kauman, Klojen Kota Malang yang berupaya mewujudkan Kampung Religi di area Makam Mbah Honggo Kusumo.
Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang
Dalam upaya mewujudkan hal tersebut pada hari Rabu (20/9/2017) Wali Kota Malang H Moch Anton hadir langsung dalam kegiatan Bersih Kampung.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjadi pengawal terwujudnya kampung wisata religi Mbah Honggo Koesoemo.
Konon menurut cerita Mabh Honggo Koesoemo sendiri adalah keturunan ke sembilan Betoro Katon Ponorogo yang juga prajurit Diponegoro. Saat itu dia tengah singgah di Kota Malang.
Dalam sambutannya, pria yang kerap disapa Abah Anton tersebut menyatakan bahwa selama ini kampung tematik yang ada dibangun melalui berbagai cara ,baik swadaya maupun bantuan luar sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR).
Hal itu diharapkan bisa membangun semangat untuk lebih maju sehingga menjadikan kampung religi menjadi lebih baik.
"Pemerintah akan menjembatani apa yang menjadi keinginan warga. Untuk itu Pemkot Malang juga akan terus memberikan kepercayaan langsung kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi yang ada dengan menerjunkan tim tim ahli untuk membantu pembangunan menjadi kampung tematik,"ujar Abah.
Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf
Abah Anton juga berpesan agar masyarakat selalu pro aktif untuk mengajukan konsep-konsep pembangunan dengan ide kreatif kepada Pemkot Malang. "Salah satunya juga dapat disalurkan melalui akun instagram milik saya," jelas Abah Anton.
Masyarakat, lanjut Abah Anton, juga harus ikut melakukan kontrol terhadap pembangunan sehingga kalau ada pembangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasinya tolong dilaporkan karena saat ini era keterbukaan dan transparansi anggaran.
Sementara itu, Kusno selaku sesepuh RW IX menyampaikan ucapan terima kasih serta mendukung penuh gagasan untuk untuk pembenahan lokasi makam eyang Honggo Kusumo serta rasa bangganya bahwa kampung tersebut akan dijadikan sebagai Kampung Religi. Hal itu, merupakan wujud penghargaan kita pada para sesepuh kita terdahulu.
