MALANGTIMES - Sedang asyik berjalan seusai pulang dari rumah saudaranya di kawasan Sawojajar, seorang anak remaja atas nama Bhagas (13) warga Sawojajar nyaris menjadi korban penculikan oleh dua orang oknum pengendara sepeda motor pada Sabtu (8/4/2017) malam pukul 20.30 WIB.
Percoban penculikan ini terjadi di kawasan Sawojajar, tepatnya di Jalan Simpang Ranugrati, RW 06, Kelurahan Sawojajar.
Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya
Beruntung aksi kejahatan tersebut berhasil digagalkan warga sekitar yang pada waktu itu sedang ada di sekitar tempat kejadian perkara(TKP).
Hamzah Khoiru (38), salah satu warga yang berhasil menggagalkan aksi kejahatan tersebut mengungkapkan, ketika itu ia sedang asyik melihat televisi, namun tak berselang berapa lama terdengar suara teriakan orang yang meminta tolong, dan seketika itu ia langsung keluar mencari sumber suara tersebut.
Dan benar saja saat itu ia melihat seseorang sedang menarik jaket serta membungkam mulut seorang anak yang berikutnya diketahui bernama Bhagas, dan langsung saja ia berteriak maling, yang akhirnya membuat si pelaku ketakutan dan kabur bersama temannya.
"Cerita dari anak tersebut, awalnya ia baru saja pulang dari rumah saudaranya, namun tiba-tiba ia dipepet dua orang yang tak dikenal. Kemudian salah satu turun dan langsung menarik jaket dan membekap mulut korban. Teriakan minta tolong itu malah saya kira anak-anak sedang bercanda namun ketika saya keluar itu ternyata betul ada percobaan penculikan itu. Melihat kejadian itu saya langsung berteriak," jelasnya, Minggu (9/8/2017)
"Setelah kejadian, korban langsung saya ajak masuk ke rumaah saya, setelah itu saya tanya apakah ia mengenal orang tadi, anak itu menjawab tidak mengetahui siapa orang yang membekapnya itu. Saat itu dia kelihatan shock, makanya saya tidak banyak tanya," imbuhnya.
Baca Juga : Trending Twitter! Buku Karya Tere Liye Jadi Barang Bukti Aksi Vandalisme Anarko
Terkait ciri-ciri pelaku yang ia ketahui, saat itu pelaku mengendarai sepeda motor berwarna silver dan mengenakan kaos oblong dengan wajah tertutup helm.
"Aksi pelaku juga sempat terekam CCTV, namun nomor kendaraan pelaku kurang jelas, karena jarak CCTV yang terpasang cukup jauh dari TKP. Pasca kejadian ini saya juga sudah menghubungi staf kelurahan yang akhirnya langsung datang ke sini melihat CCTV. Laporan atas kejadian ini langsung diteruskan ke pihak yang berwajib, " pungkas Hamzah.
