JATIMTIMES, MALANG - Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian itu mengakibatkan tiga korban jatuh.
Baca Juga : Bantuan Dana Dampak Covid-19 Bagi Sopir di Kabupaten Malang Segera Cair
Kronologi kecelakaan bermula dari pengendara motor Supra X dengan nopol AG 4984 KV yang berboncengan menyalip sebuah truk dan menabrak pejalan kaki yang akan menyeberang jalan.
Saat terjadi tabrakan, truk dengan nopol BG 8721 UN bermuatan batu yang tidak bisa menghindari jatuhnya pengendara motor. Truk menabrak dan menyeret korban yang berjenis kelamin perempuan dan belum teridentifikasi namanya.
Mulyono, sopir truk warga Kalipare, Kabupaten Malang, mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bisa menghindar ketika pengendara terpelanting.
"Saya sudah banting setir ke arah kiri sampai hampir menabrak rumah. Bahkan ban belakang truk saya sampai meletus karena menabrak tembok parit," katanya di lokasi kejadian.
Dengan kondisi jalan sempit serta ramai, Mulyono tidak memiliki pilihan lain. "Kalau saya banting kanan, akan terjadi tabrakan lebih parah karena ramainya pengemudi. Maka saya banting kiri," lanjutnya.
Atas kejadian tersebut, korban berjenis kelamin perempuan meninggal dengan tubuh putus di bawah truk. Sedangkan satu pengendara lain yang jatuh ke arah kanan dan pejalan kaki yang ditabrak saat itu juga dilarikan ke Rumah Sakit Kepanjen dan belum diketahui nasibnya.
Baca Juga : Per Hari Ini Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di 23 Provinsi, Total 5.136 Penderita
Mulyono juga menyatakan bahwa dia mengendarai truknya dengan kecepatan sekitar 25 km per jam. "Enggak banter-banter. Muatan batu banyak dan jalannya ramai di sini," katanya, lalu menambahkan kondisi motor korban tidak mengalami kerusakan parah.
"Ibaratnya saya nampani orang dan tidak bisa lagi menghindar," imbuhnya.
Pengakuan Mulyono senada dengan para warga yang rumahnya di pinggir lokasi kejadian.
"Truk jalannya pelan dan disalip motor dari belakang. Kemungkinan pengemudi tidak melihat di depan ada pejalan kaki yang menyeberang," ungkap Misenan, warga Jatikerto.
Sampai berita ini ditulis, identitas korban meninggal dan yang dilarikan ke RS Kepanjen belum teridentifikasi. (*)
