Inilah Lima Makanan Khas Kota Malang yang Digemari Wisatawan

Nov 08, 2016 09:46
Angsle (foto: istimewa)
Angsle (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kota Malang, selain terkenal sebagai kota pendidikan, kota budaya, dan kota wisata, juga populer dengan menu kuliner yang khas dan cukup unik. Sederet makanan khas Malang memiliki keunikan tersendiri, baik dari campuran bahan yang digunakan, cara pengolahan, serta citarasa yang khas.

Menurut versi MALANGTIMES ada lima menu makanan khas Kota Malang yang paling digemari wisatawan. 

nasi goreng mawut (foto: istimewa)

Pertama, sego goreng mawut. Mendengar namanya memang nama yang cukup aneh. Tapi jangan salah, kalau belum mencicipi makanan ini, Anda pasti ketagihan. Kata mawut sendiri, dalam bahasa Jawa artinya berserakan atau berantakan. 

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Jadi, sego goreng mawut berarti nasi goreng yang berantakan. Tekstur nasi goreng yang lembut ditambah dengan mi goreng kenyal menghasilkan cita rasa makanan yang sangat lezat. Makanan khas Malang yang satu ini terlalu sayang jika tidak dinikmati ketika Anda bertandang ke Malang.

Sego goreng mawut sangat mudah ditemukan di berbagai sudut kota Malang. Ingin mencoba dan mencicipi sego goreng mawut yang lezat. Anda bisa datang di warung makan seperti kawasan Alun-Alun Malang.

Rawon nguling (foto: istimewa)

Kedua, makanan yang paling dicari adalah rawon. Mungkin kuliner khas Malang yang satu ini tidak asing lagi karena cukup mudah didapat di luar daerah Malang. Rawon adalah perpaduan makanan sup daging sapi yang kuahnya berwarna hitam karena menggunakan bumbu kluwek. 

Citarasa alami khas Indonesia terasa lebih kuat karena makanan ini diracik dengan bumbu-bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati.

Orem-orem (foto: istimewa)

Ketiga, orem-orem. Tak ada salahnya, Anda mencicipi makanan khas Malang yang satu ini. Orem-orem adalah kuliner khas Malang dengan komposisi irisan ketupat dan daging ayam yang dimasak dengan kuah santan kental.
Kuahnya mirip kuah opor atau lodeh, namun masih lebih kental lagi.

Bakso president (foto: istimewa)

Keempat, bakso. Kuliner ini sudah cukup terkenal di luar Malang. Di kota ini, hampir di setiap sudut jalan ada penjual bakso yang selalu ramai dikunjungi pembeli.

Angsle (foto: istimewa)

Kelima, angsle. Setelah puas dengan makanan bercitarasa gurih, Anda dapat mencoba makanan khas Malang lainnya yang bersifat manis-manis. Salah satunya adalah angsle. Jangan salah, angsle ini merupakan kuliner sejenis minuman yang mirip dengan sekoteng. 

Namun, angsle biasanya disajikan hangat-hangat, sehingga lebih enak dinikmati saat malam hari diselimuti udara dinginnya Kota Malang. Komposisi isi angsle sendiri ada irisan roti, kacang tanah disangrai, dan kacang hijau rebus. 

Bedanya, isian angsle masih ditambah dengan petulo, putu mayang, tape singkong, bubur mutiara, dan ketan putih kukus. Jika sekoteng tidak menggunakan kuah santan, sebaliknya angsle menggunakan kuah santan yang direbus dengan daun pandan dan sedikit tambahan jahe. 

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Nah, jika Anda berkunjung ke Malang, sayang sekali bila melewatkan makanan khas Kota Malang versi MALANGTIMES di atas. 

Topik
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru